Kepala BNPB: 6 Korban Tewas Gempa di NTT Terindetifikasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bangunan yang rusak parah di Pelabuhan L. Say usai gempa 7,7 magnitudo di Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Bangunan yang rusak parah di Pelabuhan L. Say usai gempa 7,7 magnitudo di Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Foto: Stringer/REUTERS

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan update jumlah korban akibat gempa bumi 7,7 magnitudo di Kabupaten Nakegeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Per pukul 15.00 WIB, tercatat ada 38 orang tewas.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan puluhan korban ini dilaporkan berasal dari beberapa daerah di NTT.

"Rinciannya, Kabupaten Sikka, Flores, ada tiga jiwa meninggal dunia dan dua jiwa luka ringan. Ende satu jiwa meninggal dunia. Manggarai Barat ada satu jiwa meninggal dunia," kata Suharyanto saat jumpa pers, Sabtu (15/8).

Ia melanjutkan sebanyak 16 orang meninggal berada di Kabupaten Manggarai. Sementara 17 orang berada di Manggarai Timur.

6 Korban Teridentifikasi

Suharyanto mengatakan dari 38 korban tewas, 6 orang telah teridentifikasi. Keenam korban tersebut merupakan warga di Kabupaten Manggarai.

Mereka adalah Stefanis, Febian, Neno, Resni, Manus, dan Yul.

Suharyanto memastikan proses identifikasi terhadap jasad korban masih berlangsung.