Kepala BNPB Pimpin Rapat Banjir Solo: Perhatikan Kebutuhan Utama Masyarakat

18 Februari 2023 22:38 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
BNPB berikan bantuan untuk korban banjir Solo, Sabtu (18/2/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
BNPB berikan bantuan untuk korban banjir Solo, Sabtu (18/2/2023). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau bencana banjir di Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu (18/2).
ADVERTISEMENT
Suharyanto didampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Fajar Setyawan mendatangi Kantor Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres.
Ia juga menyambangi Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo serta menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Setelah melakukan peninjauan, Suharyanto memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan banjir bersama pemerintah daerah Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo di Balai Kota Surakarta.
Suharyanto mengimbau pemerintah daerah harus cepat tanggap untuk turun ke lapangan dalam setiap kejadian bencana dengan logistik dan dana operasional yang memadai.
"Daerah juga diimbau untuk tidak ragu dalam menentukan status siaga maupun tanggap darurat," ucap Suharyanto.
Suharyanto menyebut, kebutuhan logistik dasar masyarakat terdampak harus menjadi fokus perhatian saat terjadi bencana.
"Perhatikan kebutuhan dasar masyarakat, harus segera dipenuhi setiap terjadi bencana, bisa dengan memanfaatkan dana belanja tidak terduga atau sumber lain yang dapat dipertanggungjawabkan," jelas Suharyanto.
ADVERTISEMENT
Suharyanto mengapresiasi warga Jawa Tengah yang telah memiliki Desa Tangguh Bencana dan berharap dapat menginspirasi desa rawan bencana lainnya.
BNPB berikan bantuan untuk korban banjir Solo, Sabtu (18/2/2023). Foto: Dok. Istimewa
BNPB menyerahkan bantuan berupa dana siap pakai (DSP) senilai lima ratus juta rupiah.
Selain itu, ada bantuan logistik berupa selimut 2.500 lembar, matras 2.500 lembar, 2.000 paket sembako, 1.000 paket hygiene kits, 1.000 alat kebersihan, 200 tenda keluarga, 5 tenda ukuran 6x12 m, dan 2 buah perahu polietilen.