Kepala BPJPH: Kita Gagas Satu Logo Halal Dunia
27 Mei 2025 15:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kepala BPJPH: Kita Gagas Satu Logo Halal Dunia
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan, mengaku pihaknya menggagas satu logo halal untuk satu dunia. kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan, mengaku pihaknya menggagas satu logo halal untuk satu dunia.
ADVERTISEMENT
Hal ini dia sampaikan dalam video sambutannya untuk acara kumparan Halal Forum 2025 di Artotel Mangkuluhur, Jakarta Selatan, Selasa (27/5).
Haikal mengatakan saat ini dirinya mendapat tugas ke Malaysia dalam rangka pembentukan ASEAN Halal Forum. Setelah sebelumnya dia menjadi narasumber dalam rangkaian kegiatan International Islamic Economics & Finance Conference for Sustainable Development (IFESDC) 2025 yang berlangsung pada 21–22 Mei 2025, di Preston Auditorium, World Bank Headquarters, Washington DC, Amerika Serikat.
"Saya ke Malaysia dalam rangka pembentukan ASEAN Halal Forum Acara ini sudah saya gagas sejak saya di Rusia kemarin bersama lebih daripada 40-an negara dan kemudian saya ulangi lagi di Amerika setelah dari Rusia ke Amerika dan saya sampaikan juga kepada para pimpinan yang bersangkutan dan berkaitan dengan halal di Amerika dan kemudian masih melanjutkan sekali lagi ke Malaysia," kata Haikal dalam video tersebut.
ADVERTISEMENT
"Karena kebetulan pada hari Selasa dan Rabu ada ASEAN Summit dan di sana pun dibicarakan soal pentingnya halal menjadi sebuah ekosistem yang harmoni dengan standar yang sama bahkan kita gagas dengan satu logo untuk semua halal satu dunia karena itu kehadiran saya di Malaysia untuk menyampaikan ini sangat penting apalagi negara jiran ini adalah negara sahabat kita yang juga ikut menggagas nanti di ASEAN Summit," lanjutnya.
Haikal mengatakan di Malaysia dia menyampaikan halal adalah simbol kesehatan dan simbol kebersihan.
"Di sana pula saya sampaikan halal itu 3T yaitu transparency trustability dan traceability di sana saya sampaikan pula halal menjadi lifestyle dan halal milik semua orang dunia saat ini membutuhkan halal," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Haikal menyebut halal di Indonesia cukup lama perjalananya sejak era Presiden Soeharto. Namun kini, halal menjadi mandatori di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Dan halal di Indonesia cukup lama perjalanannya sejak 1974 almarhum Presiden Haji Muhammad Soeharto telah mencantumkan itu dalam nomor kelatur kesehatan, begitu pula 10 tahun di masa mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, begitu pula 10 tahun dijalankan oleh mantan Presiden Joko Widodo dan saat ini sudah menjadi mandatori dibawah pimpinan presiden Prabowo Sudianto," kata dia.
"Inilah yang membuat kita semakin semangat, semakin bisa berkiprah di dunia internasional," sambungnya.
Lebih lanjut, dengan adanya kumparan Halal Forum 2025, bisa mengangkat halal sebagai ekosistem juga ikut membuat halal semakin diterima oleh semua pihak
ADVERTISEMENT
