Kepala BSSN soal Bjorka: Tenang, Tak Ada Sistem Elektronik yang Diserang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BSSN Hinsa Siburian. Foto: Kemenkeu RI
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BSSN Hinsa Siburian. Foto: Kemenkeu RI

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian hadir dalam rapat internal yang dipimpin Presiden Jokowi untuk membahas keamanan data yang akhir-akhir ini menjadi sorotan. Terkait hal itu, Hinsa meminta masyarakat untuk tenang dan tidak perlu khawatir.

"Makanya masyarakat itu kita harapkan tenang saja. Tidak ada satu sistem elektronik yang diserang sementara ini. Sistem elektronik, ya. Kalau data-data ini sudah yang seperti [disampaikan Menkominfo Johnny G. Plate, data umum yang dipublish]," kata Hinsa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/9).

Hinsa pun menegaskan tidak ada satu pun sistem elektronik yang terganggu di Indonesia. Sistem elektronik merupakan serangkaian perangkat atau prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, hingga menyebarkan informasi elektronik.

"Begini, ya. Sekarang saya mesti tanya ada sistem elektronik yang terganggu ndak di republik ini?" tanyanya.

Meski demikian, Hinsa enggan menjelaskan lebih rinci terkait hal itu. Ia hanya menyebut akan menjelaskan di kesempatan terpisah.

kumparan post embed

"Itu nanti dijelaskan. Tetap bisa akses tapi bocor datanya," pungkasnya.

Sebelumnya, Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan data yang beredar di publik yang dibocorkan hacker Bjorka merupakan data-data umum.

"Memang ada data-data yang beredar, ya, salah satunya oleh Bjorka. Tetapi data-data itu setelah ditelaah sementara adalah data-data umum, bukan data-data spesifik dan data-data yang ter-update sekarang," kata Plate.

Hacker Bjorka menjadi sorotan dalam kasus bocornya data penduduk Indonesia. Ia turut membocorkan data pribadi sejumlah pejabat Indonesia.

Yang datanya dibocorkan adalah Menkominfo Johnny G. Plate, Dirjen Aptika Kominfo Samuel A. Pangerapan, Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Kini, akun Twitter Bjorka di-suspend karena dianggap melakukan pelanggaran Twitter.