Kepala PCO: Perlu Dialog Cari Win-win Solution Soal Polemik Royalti Musik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi dalam konferensi pers di kantor PCO, Jakarta Pusat, Selasa (8/7). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi dalam konferensi pers di kantor PCO, Jakarta Pusat, Selasa (8/7). Foto: Zamachsyari/kumparan

Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menekankan pentingnya dialog untuk menemukan solusi atas polemik royalti musik. Sebab, polemik royalti bukan mereda, tapi malah semakin beragam.

Ada beberapa hal yang muncul, misalnya royalti untuk kafe hingga hotel. Hasan menilai, ini bisa diselesaikan dengan dialog.

"Harus ada dialog dan proses komunikasi supaya juga saling menguntungkan. Jadi ada win-win solution, ada solusi yang baik untuk para seniman, ada solusi yang baik juga untuk para pengelola hotel, restoran, tempat hiburan, ada solusi yang baik juga untuk masyarakat," kata Hasan saat konferensi pers di kantor PCO, Jakarta Pusat, Kamis (14/8).

Ilustrasi perempuan dengerin musik. Foto: ViDI Studio/Shutterstock

Hasan menegaskan, pemerintah tengah meminta diadakan audit menyeluruh terhadap LMK. Pengurus LMKN yang baru dilantik juga perlu turun dan berdiskusi dengan berbagai stakeholder agar menemukan formula yang tepat terkait penarikan dan pendistribusian royalti.

"Tentu nanti akan ada mungkin dari Kementerian Ekraf, Kementerian Hukum, dan stakeholder yang terkait yang akan membicarakan ini lebih lanjut supaya ada win-win solution," ucap Hasan.

Di saat yang sama, ia menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menjaga hak-hak pencipta. Menurut Hasan, fondasi tata kelola royalti sebenarnya sudah ada melalui lembaga yang dibentuk berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

"Untuk pertanyaan berikutnya tadi adalah soal royalti. Kan sudah ada lembaga, lembaga yang berdasarkan undang-undang itu dibentuk untuk memfasilitasi penghargaan terhadap para seniman supaya hasil karya mereka itu mendapatkan penghargaan dan apresiasi yang layak," kata dia.