Kepingan Terbaru Kasus Kematian Diplomat Arya Daru: CCTV Rooftop-Labfor Rampung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan. Foto: X/@IndonesiaPenang Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan. Foto: X/@IndonesiaPenang Foto: Dok. Istimewa

Kepingan peristiwa sebelum diplomat Arya Daru Pangayunan (39) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di indekosnya bermunculan. Mulai dari rekaman CCTV hingga aktivitasnya beberapa jam sebelum ditemukan terlilit lakban.

Berikut hal baru dalam kasus tersebut:

Komnas HAM Akan Mintai Keterangan Rekan Kerja

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah usai dari rumah diplomat Arya Daru Pangayunan di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (23/7/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Komnas HAM akan meminta keterangan rekan kerja Arya Daru di Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Langkah ini merupakan lanjutan, setelah Komnas HAM meminta keterangan pihak keluarga hingga penjaga kos Arya Daru.

"Akan dilakukan segera (meminta keterangan rekan kerja Arya Daru)," kata Ketua Komnas HAM Anis Hidayah melalui pesan singkat, Jumat (25/7).

Sebelumnya, Anis dan timnya telah berkunjung ke rumah Arya Daru di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (23/7).

Empat orang anggota keluarga dimintai keterangan. Namun, Anis tak merinci detailnya.

Komnas HAM juga telah meminta keterangan penjaga kos Arya Daru di Gondia International Guesthouse, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Terekam di Rooftop

Penampakan Diplomat Arya saat berada di rooftop Gedung Kemlu. Foto: Istimewa

Kepingan yang terungkap lainnya yakni adanya potongan video CCTV saat Arya Daru mondar-mandir di rooftop lantai 12 gedung Kemlu, malam sebelum ia tewas pada Senin, 7 Juli 2025.

Dari potongan video berdurasi 14 detik yang diterima kumparan, Jumat (25/7), tampak Arya sedang berdiri di pinggir pembatas rooftop.

Rekaman ini menunjukkan waktu pukul 21.54 WIB. Arya tampak berada di ujung rooftop sebelah kanan. Ia mengenakan kemeja hitam, dan celana hitam. Identik dengan pakaian yang ia kenakan sesuai pada penampakan CCTV Gondia International Guesthouse pada pukul 23.24 WIB.

Menurut informasi Kabid Humas Polda Metro Jaya saat jumpa pers, Kamis (24/7), Arya Daru kembali ke kantornya di Kemlu usai berbelanja di Mal Grand Indonesia.

“Jadi hasil pendalaman terhadap CCTV yang ada di gedung Kemlu, tempat korban bekerja, kemudian hasil pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh penyelidik, maka diduga, tanggal 7 Juli 2025, jam 21.43 sampai jam 23.09 atau sekitar 1 jam 26 menit, diduga korban berada di rooftop lantai 12 gedung Kemenlu,” ujar Ade.

video from internal kumparan

Ade juga mengatakan, saat kembali ke gedung Kemlu, ia masih terlihat membawa tas ransel dan kantong belanja. Namun, setelah turun dari rooftop, tas ransel dan kantong belanja itu ditinggalkan.

Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan dan mencocokkan berbagai bukti untuk membentuk kronologi yang utuh. Termasuk mencocokkan keterangan saksi dengan barang bukti serta temuan di tempat kejadian perkara.

“Ya jadi, mengungkap peristiwa ini, diawali dari mengumpulkan sekecil apa pun, fakta-fakta dirangkai, disesuaikan, karena dalam proses pembuktian itu, harus klop semuanya,” kata Ade.

Arya Daru Tak Beri Kabar ke Istri soal Rooftop

Meta Bagus, kakak ipar diplomat Arya Daru Pangayunan (39). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kakak ipar Arya Daru, Meta Bagus, mengatakan Arya Daru tak memberi kabar ke istrinya, Meta Ayu Puspitantri, hendak mampir ke kantor lagi pada Senin (7/7) malam sepulang dari belanja keperluan di pusat belanja Grand Indonesia (GI) di kawasan Bundaran HI. Jarak gedung Kemlu - GI sekitar 4 km.

"Setahu saya, ndak (tidak) ada info apa pun ke Pita (Meta Ayu) mengenai ke mana-mana setelah dari GI," kata Bagus melalui pesan singkat, Jumat (25/7).

Bagus mengatakan yang diketahui keluarga masih sama seperti yang disampaikan ke media beberapa waktu lalu. Istri hilang kontak dengan Arya Daru usai Arya antre taksi di GI.

Keluarga Percaya Polisi Bakal Transparan

Pihak keluarga mengaku belum mendapat informasi resmi dari kepolisian soal kematian Arya Daru.

"Sampai saat ini kami dari keluarga belum terinfokan secara resmi dari pihak berwajib," kata Meta Bagus.

Meski begitu, pihak keluarga percaya kepolisian akan menangani kasus ini secara transparan.

"Kami percaya bahwa pihak berwajib akan menjalankan kaidah-kaidah pekerjaannya dengan baik secara transparan dan akuntabel," ujarnya.

Polda Metro Segera Umumkan Kasus Kematian Arya Daru

Rekaman CCTV saat penjaga kos terlihat mondar-mandir di kosan Diplomat Kementerian Luar Negeri Arya Daru. Foto: Dok. Istimewa

Polda Metro Jaya memastikan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Arya Daru telah rampung. Namun, hasil tersebut belum diumumkan karena penyidik masih menyinkronkan alat bukti untuk memastikan fakta utuh dalam kasus ini.

“Kalau tadi dari penyelidik, untuk hasil labfor sudah keluar, nanti akan disampaikan pada release,” kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Truly Sohumuntal Simanjuntak saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (25/7).

Reonald mengatakan, pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya tengah mengumpulkan dan mencocokkan seluruh alat bukti yang berkaitan dengan kematian Arya Daru. Langkah ini penting sebelum hasil akhirnya diumumkan ke publik.

Prabowo Turut Pantau Kasus

Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberi sambutan saat Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2025 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7/2025). Foto: Puspen TNI

Presiden RI Prabowo Subianto ikut memantau perkembangan kasus Arya Daru. Prabowo menyerahkan seluruh penyelidikan kasus ini ke Polri. Ia meminta seluruh pihak untuk bersabar menunggu hasil.

"Ya, beliau tentunya ya, sebagai presiden menyerahkan kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan sebaik-baiknya. Nanti kita tunggu hasilnya," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana, Jumat (25/7).