Kepsek SDN 01 Terancam Dicopot Usai Kasus Siswa Meninggal Di-bully Kakak Kelas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Plt Bupati Pemalang Nurkholes memberikan keterangan kejadian bullying yang terjadi di SDN 1 Kebondalem, Pemalang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Plt Bupati Pemalang Nurkholes memberikan keterangan kejadian bullying yang terjadi di SDN 1 Kebondalem, Pemalang. Foto: Dok. Istimewa

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, meluapkan kekecewaannya terhadap Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Kebondalem. Kemarahan itu dipicu oleh keputusan kepala sekolah yang membatalkan secara sepihak agenda audiensi bersama wali murid.

Sedianya, audiensi tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.00 WIB di aula sekolah. Pertemuan itu digagas menyusul insiden kekerasan antarsiswa di SDN 01 Kebondalem yang berujung fatal hingga merenggut nyawa salah satu murid.

Mendengar kabar pembatalan tersebut, Nurkholes langsung bergerak menuju lokasi sekolah. Di hadapan awak media, ia menegaskan akan memberikan sanksi berat kepada kepala sekolah atas ketidakprofesionalannya.

"Kita lakukan evaluasi terhadap kepala sekolah dan tentunya akan mengambil langkah dan tindakan tegas," kata Nurkholes saat ditemui di lokasi.

Nurkholes bahkan menyebut tidak menutup kemungkinan kepala sekolah tersebut akan langsung dicopot dari jabatannya di sekolah tersebut.

"Kalau bisa kita akan pindah dan tidak boleh ada di sekolah ini lagi," ujarnya.

Ia menambahkan, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya bentuk pelanggaran aturan atau pembiaran, pihak dinas terkait akan langsung menjatuhkan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau terbukti bersalah ya pasti ada hukuman disiplin," tegas Nurkholes.