Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dicopot Usai Tegur Anak Walkot: Saya Hargai Binaan Ini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah di kantor Itjen Kemendagri, Jakarta, Kamis (18/9/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah di kantor Itjen Kemendagri, Jakarta, Kamis (18/9/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, mengakui dirinya sempat dicopot usai adanya teguran yang disampaikan pihak sekolah kepada anak Wali Kota Prabumulih Arlan, Aura.

Teguran itu disampaikan pihak sekolah karena Aura hendak membawa masuk mobil ke area sekolah.

"Benar saya mendapatkan binaan dari Bapak Wali Kota Prabumulih, dan saya hargai ini sebagai binaan dari Kepala Daerah kepada saya," kata Roni di Kantor Itjen Kemendagri, Jakarta, Kamis (18/9).

Roni mengungkapkan, setelah diberikan 'pembinaan' tersebut, ia langsung mengecek kronologi sebenarnya. Dia bahkan mengumpulkan para guru hingga satpam sekolah.

Itjen Kemendagri menggelar jumpa pers terkait kasus Wali Kota Prabumulih di Kantor Itjen Kemendagri, Jakarta, Kamis (18/9/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Dari berbagai informasi yang diterimanya, dia mengakui ada teguran yang sempat disampaikan kepada Aura. Namun, menurutnya, hal itu telah sesuai dengan aturan yang berlaku

"Saya hanya mengikuti aturan dari pemerintah dan juga mungkin melalui Dinas Pendidikan," jelas dia.

Dia pun mengakui sempat dicopot dari jabatannya. Bahkan, sudah ada Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk menjadi penggantinya.

"Saya harus mungkin mendapat teguran, dengan harus diganti dengan mungkin Kepala Sekolah yang baru atau Plt," tuturnya.

Kini, Roni telah dikembalikan sebagai Kepala SMPN 1 Prabumulih. Itjen Kemendagri juga menyatakan pencopotan Roni melanggar aturan.

Wali Kota Arlan pun akan diberikan sanksi teguran tertulis buntut pencopotan tersebut.