Kepsek Ungkap Detik-detik Siswa Alami Keracunan yang Diduga Berasal dari MBG
·waktu baca 2 menit

Ratusan pelajar di Kecamatan Kadungora, Garut, Jawa Barat, mengalami gejala keracunan usai diduga mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Mereka yang jadi korban berasal dari empat sekolah di kecamatan sama.
Hari Triputuharja, Kepala Sekolah SMA Siti Aisyah Kadungora, mengungkap saat siswanya mengalami gejala keracunan pada Rabu (17/9) kemarin.
Berdasarkan keterangan yang diterima dari siswa, sebetulnya gejala tersebut sudah dirasakan sejak dini hari.
“Awalnya mengeluh sakit perut, yang dirasakannya itu dari jam 12 malam ke atas, jadi dini hari, mereka bilangnya 4 sampai 5 kali ke toilet. Bahkan dari beberapa siswa yang memaksakan untuk masuk sekolah karena tidak kuat jadi ada yang pulang juga,” kata Hari kepada wartawan.
Hari menambahkan saat melihat dan merasakan menu MBG yang dibagikan tidak aneh. Makanannya pun cenderung tidak berasa asam atau mencurigakan.
“Sebetulnya menunya enak, enggak kerasa asam atau bagaimana gitu ya. Cuma gak tahu tuh. Itu tadi ya kita belum bisa berasumsi apakah ini memang faktornya dari MBG atau bukan karena kan sedang dalam penelitian juga,” jelasnya.
Kendati belum tahu penyebab pasti keracunan apakah berasal dari MBG atau bukan, Hari mengaku kaget karena banyak siswa mengalami gejala keracunan.
Ia lalu menyebut, setelah saat mengetahui adanya kejadian ia langsung berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Dari pihak sekolah selaku penerima manfaat kita langsung koordinasi dengan Puskesmas. Alhamdulillah juga cepat tanggap, Puskesmas langsung datang ke sekolah melakukan pemeriksaan dan mungkin ada beberapa siswa yang dibawa juga ke Puskesmas, mudah-mudahan selanjutnya tidak ada apa apa,” sebutnya.
