Keputusan Mendikbudristek: Pancasila Gantikan Pelajaran PPKN Mulai Juni 2022

10 April 2022 18:45
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi menerbitkan Keputusan Mendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran.
ADVERTISEMENT
Dalam keputusan itu, mata pelajaran Pancasila akan menggantikan mata pelajaran PPKN. Keputusan itu berlaku mulai Juli 2022.
“Berdasarkan Kepmendikbudristek No. 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran (Kurikulum Merdeka), mata pelajaran Pendidikan Pancasila sudah tertuang di dalam keputusan tersebut,” kata Plt Kepala Biro Kerja sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, Anang Ristanto, dikutip dari Antara, Minggu (10/4).
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pembukaan G20 Bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pembukaan G20 Bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Foto: Dok. Istimewa
Dalam Kepmendikbudristek tersebut, dijelaskan mata pelajaran pendidikan Pancasila diajarkan mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Masuknya pelajaran pendidikan Pancasila ini merupakan upaya mewujudkan profil pelajar Pancasila. Sedangkan materi pembelajaran yang diberikan tidak hanya terbatas pada teori tetapi juga melalui proyek nyata.
Lebih lanjut, mata pelajaran pendidikan Pancasila akan menggantikan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) yang dimulai pada Juli 2022.
ADVERTISEMENT
Sementara BPIP telah menyusun 15 buku pelajaran Pancasila dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.
Sebanyak 70 persen isi buku itu adalah adalah praktik ber-Pancasila dan 30 persen teori misalnya tentang sejarah Pancasila.
Sebelumnya, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, mengatakan buku tersebut berisi praktik Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya bagaimana menindaklanjuti gotong royong, bagaimana berkeadilan sosial dan lainnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020