Keracunan Kerupuk Ikan Buntal, Seorang Bocah di Bali Meninggal

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bocah meninggal dunia. Foto: Indra Fauzi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bocah meninggal dunia. Foto: Indra Fauzi/kumparan

Nasib nahas menimpa seorang bocah perempuan bernama Putu Ayu Mita Sari (11) di Bali. Dia meninggal karena diduga keracunan kerupuk ikan buntal.

Adik sepupunya, Ketut Alisya Tini Putri (5), yang ikut makan kerupuk tersebut juga keracunan. Tini kini dirawat di RSUD Buleleng, Bali.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, mengatakan awalnya Mita bermain ke rumah Tini pada Selasa (17/11) sekitar pukul 07.00 WITA.

Mereka lalu mengambil dan memakan kerupuk ikan buntal yang ada di toples meja makan Tini. Sekitar pukul 08.00 WITA, Ibu Mita menjemputnya dan Tini ikut.

"Sesampainya di rumah korban, Mita muntah-muntah dan langsung lemas. Kemudian disusul Tini dengan gejala yang sama," kata Sumarjaya.

Pekerja menjemur kerupuk di sentra industri kerupuk. Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Ibu Mita khawatir dan langsung membawa kedua bocah tersebut ke puskesmas setempat. Dari puskesmas, mereka dirujuk ke RSUD Buleleng.

"Setelah di RSUD Buleleng Mita dirawat dan selanjutnya dinyatakan meninggal dunia. Dan korban Tini saat ini sadar masih dirawat di RSUD Buleleng," kata Sumarjaya.

Sumarjaya mengatakan kasus ini tak diusut lantaran keluarga Mita telah mengikhlaskan anaknya meninggal dunia.

"Kedua belah pihak tidak mempermasalahkan adanya kasus ini, tidak menuntut dan menerima sebagai musibah," tutup Sumarjaya.