Keraton Yogya Tak Izinkan Acara Muslim United Digelar di Masjid Gedhe

Sebuah surat yang berisi tidak dikabulkannya izin penggunaan Kagungan Ndalem Masjid Gedhe Keraton, Ndalem Pengulon, dan Alun-alun Utara sisi barat, Kota Yogyakarta, untuk acara Muslim United oleh Forum Ukhuwah Islamiyah pada 11-13 Oktober 2019 beredar di media sosial.
Surat tersebut ber-kop Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Kawedanan Hageng Panitrapura dan ditandatangani oleh Pengageng Kawedanan Hageng Panitrapura, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono.
Dikonfirmasi terkait beredarnya surat itu, Putri Keraton Yogyakarta tersebut membenarkannya. Sesuai isi surat pihaknya untuk sementara ini belum dapat mengabulkan permohonan menggunakan tempat yang disebutkan di atas tadi.
“Iya benar,” kata Condrokirono saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (2/10).
Ditanya soal alasan belum mengabulkan permohonan menggunakan ketiga tempat tersebut, Condrokirono mengatakan keputusan dibuat atas pertimbangan keamanan saja. Mengingat situasi nasional sedang banyak demonstrasi.
“Saya hanya menjaga saja keamanan di Yogya acara yang sifatnya pengerahan massa, karena sekarang kan baru banyak demo di mana-mana,” katanya.
Sejatinya acara yang bertajuk Sedulur Saklawase akan digelar selama tiga hari, pada 11 Oktober 2019 hingga 13 Oktober 2019. Perhelatan yang digagas oleh Muslim United itu berisi serangkaian acara seperti Muslim Expo, Tablig Akbar, Social Activity, Food Festival, Muslim Comunity Gathering, dan Kids Corner.
Sejumlah penceramah juga dijadwalkan hadir seperti Abdul Somad, Hanan Attaki, Adi Hidayat, Oemar Mita, Bachtiar Nasir, Felix Siauw, Arie Untung, dan lain sebagainya.
