Keributan Antara Satpam dan Polisi di Medan Berujung Tembakan ke Udara
Sebuah video perseteruan antara seorang satpam dengan oknum bersenjata viral di media sosial. Kegaduhan itu terjadi di Jalan Kasuari, Kota Medan, Sumatera Utara.
Dalam video berdurasi 2 menit 39 detik tersebut menayangkan adu mulut beberapa orang yang kemudian berujung dengan terdengarnya letusan senjata api.
Seorang saksi yang tak mau disebut namanya mengatakan, tembakan tersebut dilayangkan ke udara dan membuat panik warga sekitar. "Habis ditembak ke atas gitu, lari orang-orang, takut," ujarnya kepada kumparan (kumparan.com), Jumat (27/4).
Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja membenarkan adanya perselisihan yang berujung dengan letusan senjata api di Kota Medan. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/4).
Ia mengatakan, orang yang memegang pistol dan meletuskannya adalah polisi dari Direktorat Narkoba Bareskrim Polri. Mereka datang ke Medan untuk memetakan bandar narkoba.
Saat itu, sekitar pukul 15.30 WIB, seorang polisi bernama Ipda W bersama tim sedang memindahkan alat perlengkapan operasi dari satu mobil ke mobil yang lainnya.
"Alat tersebut yang akan digunakan untuk menjalankan operasi silent terhadap tindak kejahatan peredaran Narkoba. Namun, tim yang sedang menjalankan tugas negara di Jalan Kasuari depan Doorsmeer Sabena ditegur oleh petugas security yang diketahui bernama FR," ungkap Tatan saat dihubungi.
Satpam yang tidak tahu orang yang memindahkan barang itu adalah polisi, berbicara dengan nada tinggi. FR juga sempat membawa senjata tajam saat menegur polisi itu. Akibatnya, adu mulut terjadi antara dua pihak tersebut.
Tatan menyebutkan, keributan hanya berlangsung saat itu saja. Polisi lain sudah menenangkan FR dan menyita senjata tajam yang sempat dimilikinya. Mengenai letusan senjata api dari anggota Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, disebut Tatan, bertujuan untuk membubarkan massa yang berkerumun.
