kumparan
17 Mei 2019 12:50

Kericuhan di Langkat, Ketua DPR Minta Kumham Evaluasi Sistem Lapas

com-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
com-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo Foto: Dok. DPR RI
Ketua DPR, Bambang Soesatyo, angkat bicara terkait ricuh lapas di Langkat, Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Hingga kini, masih ada puluhan warga binaan yang diburu polisi.
ADVERTISEMENT
Dengan banyaknya kasus ricuh di lapas, pria yang akrab disapa Bamsoet ini meminta Kemenkumham melalui Ditjen Lembaga Pemasyarakatan (DitjenPas) agar segera melakukan evaluasi sistem di lapas.
"Untuk melakukan evaluasi seluruh sistem di lapas. Baik sistem manajemen pengelolaan maupun pengawasan di dalam lapas," kata Bamsoet, Jumat (17/5)
Politikus Golkar itu juga meminta DitjenPas agar melakukan kajian kapasitas yang layak untuk warga binaan. Menurut dia, masalah kapasitas acapkali menjadi pemicu kerusuhan.
"Serta melakukan penyesuaian antara jumlah sel tahanan dengan warga binaan yang ada. Mengingat kondisi lapas yang over capacity sering kali menjadi pemicu utama rusuh di lapas," katanya.
Suasana Lapas Narkotika Langkat
Suasana Lapas Narkotika Langkat saat Kericuhan. Foto: Dok. Istimewa
Untuk saat ini, Bamsoet meminta aparat kepolisian agar segera menangkap napi yang berhasil kabur agar tak meresahkan masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Mendorong kepolisian untuk terus melakukan pencarian warga binaan yang kabur hingga seluruhnya dapat tertangkap, mengingat hal tersebut akan meresahkan masyarakat sekitar," pungkasnya.
Dalam peristiwa itu, ratusan narapidana dikabarkan kabur. Dari video yang beredar, kondisi Lapas Langkat dikepung api.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, mengatakan institusinya langsung bergegas memburu ratusan narapidana yang kabur itu.
"Saya sudah perintahkan untuk melakukan razia dan menangkap narapidana yang kabur," kata Agus, Kamis (16/5).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan