Kerusuhan Pecah di Huamual Maluku: Hujan Batu, Dipicu Pengukuhan Raja
·waktu baca 1 menit
Kerusuhan pecah di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Sabtu (11/2). Salah satu kelompok warga dihujani batu oleh kelompok lain.
Rusuh itu buntut dari protes atas pengukuhan Abdul Gani Kaliky sebagai Raja Negeri Luhu. Sebelumnya, kelompok yang menentang pengukuhan tersebut telah membakar kantor Camat Huamual pada Sabtu dini hari.

"Pembakaran tersebut terkait dengan protes sebagian masyarakat yang menolak pelantikan Raja Negeri Luhu dan pelantikan lembaga adat Negeri Luhu," kata Kasi Humas Polres Seram Bagian Barat, AKP Jopi Nuniary, Sabtu (11/2).
Abdul Manaf, warga yang menjadi saksi mata kerusuhan itu, bercerita tensi panas sudah terasa sebelum pengukuhan berlangsung.
"Awalnya kelompok itu menyerang memakai batu, kemudian dibalas hujan batu lagi," kata Abdul kepada kumparan saat dihubungi, Sabtu (11/2).
Pengukuhan Raja Luhu Tetap Berjalan
Meski sempat rusuh, proses pengukuhan tetap berjalan dan Abdul Gani Kaliky dikukuhkan sebagai Raja Negeri Luhu.
Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas, membantah adanya kerusuhan. "Tidak ada saling serang, nanti kami rilis," ujarnya, Sabtu (11/2).
