Kerusuhan Pecah di Swedia, Buntut Pembakaran Al-Quran

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Al Quran Foto: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al Quran Foto: pexels

Kerusuhan pecah di Kota Malmo, Swedia selatan, pada Jumat (28/8) malam. Massa berjumlah sekitar 300 orang itu memprotes kegiatan anti-Islam di wilayah tersebut.

Massa melempari polisi dengan berbagai benda, ban mobil pun dibakar di tengah jalan. Protes ini muncul atas pembakaran Kitab Suci Al-Quran oleh beberapa ekstremis sayap kanan.

"Kami tidak memiliki kendali atas hal ini tetapi kami bekerja secara aktif untuk mengambil kendali," kata seorang juru bicara kepolisian dilansir Reuters, Sabtu (29/9). itu.

"Kami melihat adanya keterkaitan antara apa yang terjadi sekarang (aksi protes) dan apa yang terjadi sebelumnya (pembakaran salinan Al-Quran) hari ini," lanjutnya.

Kepulan asap dari ban yang terbakar saat kerusuhan di Rosengard Malmo, Swedia. Foto: TT News Agency via REUTERS

Demonstrasi terus meningkat di lokasi kejadian pembakaran Al-Quran. Massa juga menggemakan takbir sembari memabakar ban.

X post embed

Surat kabar setempat, Daily Aftonbladet, melaporkan beberapa kegiatan anti-Islam telah terjadi di Kota Malmo pada Jumat, termasuk insiden tiga pria yang menendang Al-Quran di lapangan umum.

Protes ini juga terjadi setelah Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark ditolak izinnya untuk mengadakan pertemuan di Kota Malmo dan dihentikan di perbatasan Swedia-Denmark.

Demonstran membakar ban saat kerusuhan di lingkungan Rosengard di Malmo, Swedia. Foto: TT News Agency via REUTERS
Kendaraan polisi berjalan diantara demonstran saat kerusuhan di lingkungan Rosengard di Malmo, Swedia. Foto: TT News Agency via REUTERS

----------------------------------

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona