Kesaksian Pasutri Korban Bus ALS Maut: Benturan Keras, Api Tiba-tiba Membesar
·waktu baca 2 menit

Polisi mengungkap ada 4 penumpang bus ALS jurusan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menuju Medan, Sumatra Utara, yang berhasil menyelamatkan diri dalam kecelakaan maut dengan truk BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada Rabu (6/5).
Keempatnya bernama Ngadiono (44) dan istrinya, Jumiatun (35), warga Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati; lalu M Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal; dan M Fadli (30), kernet bus asal Riau. Mereka mengalami luka bakar serius.
Salah satu korban, Ngadiono, menderita luka bakar di bagian wajah dan tangan, sementara sang istri bersama M Fahrul Hubaidi harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU (Intensive Care Unit).
Ngadiono mengaku sempat memiliki firasat tidak baik sebelum berangkat, terlebih melihat kondisi bus yang dinilainya tidak layak jalan.
“Dari awal kami sudah punya firasat tidak baik, tapi kami terpaksa berangkat karena tiket tidak bisa dibatalkan,” kata Ngadiono kepada kumparan.
Keterbatasan biaya membuat ia dan istrinya tak punya pilihan lain, sementara uang untuk membeli tiket baru sudah tidak ada.
Benturan Keras
Menurutnya, sepanjang perjalanan, bus yang mereka tumpangi sempat beberapa kali mengalami gangguan. Radiator sempat kering, bahkan oli kendaraan terlihat berceceran hingga akhirnya terjadi kecelakaan.
“Saya dengar benturan keras, lalu tiba-tiba api langsung membesar. Dalam hitungan detik, bus sudah terbakar,” ucapnya.
Ngadiono yang panik kemudian bersama istrinya sekuat tenaga berupaya menyelamatkan diri keluar dari bus melalui jendela. Setelah mereka, ada satu penumpang lagi yang menyusul keluar.
Dengan sisa tenaga yang ada, mereka akhirnya berhasil keluar. Namun, mereka tak mampu berbuat banyak dan hanya bisa menyaksikan kobaran api yang semakin membesar, disertai suara ledakan dari dalam bus.
“Kami hanya bisa pasrah melihat penumpang lain terbakar di dalam. Kami tidak bisa berbuat apa-apa,” katanya.
Dalam insiden ini, 16 orang menjadi korban tewas. Sementara total yang selamat 4 orang, kesemuanya adalah penumpang bus ALS.
