Kesaksian Pedagang yang Jadi Korban Truk Kontainer Maut di Bekasi
ยทwaktu baca 2 menit

Sebuah truk kontainer melaju kencang di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat. Truk itu lalu menghantam sejumlah pedagang, siswa, hingga tiang BTS yang ada di depan SDN Kota Baru II dan III.
Sebanyak 31 orang menjadi korban kecelakaan yang terjadi pada Rabu (31/8) pagi itu. Rinciannya 11 meninggal dunia dan 20 lainnya terluka.
Ali menjadi satu dari 20 korban yang terluka. Pedagang papeda yang biasa berjualan di depan SDN Kota Baru II dan III itu mengalami luka di tubuhnya usai ditabrak oleh truk kontainer tersebut.
"Kondisinya masih sakit pinggang ini. Lukanya di sebelah kanan dan kiri yang sakit. Pinggang pada sakit, gak bisa bangun," kata Ali saat dihubungi wartawan, Rabu (31/8).
Ali menuturkan, sepanjang ingatannya mobil truk kontainer itu melaju kencang. Tidak ada peringatan apa pun dari sopir truk sebelum kecelakaan terjadi.
"(Truk kontainer) ngebut, kagak ada klakson," kata Ali.
Ali mengatakan, truk itu lebih dulu menabrak temannya sesama pedagang. Lalu truk terus melaju hingga menabraknya.
Ia bahkan sempat terkena minyak goreng dari gerobak dagangan. Tapi luka itu tidak parah karena ia berhasil menghindar.
"Saya langsung menghindari. Kalau gak saya mati tuh. Kena minyak," kata Ali.
Usai tertabrak Ali sempat terjepit. Tidak lama setelah itu ia tidak sadarkan diri.
"Sadar-sadarnya udah di rumah sakit saya," kata Ali.
Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut. Sopir truk sudah diamankan di Polsek Bekasi Kota untuk diperiksa.
