Kesal Tak Diberi Uang Rokok, Pemuda di Pandeglang Ini Bunuh Ayah Pakai Batu

29 Mei 2024 20:14 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tidak diberi uang untuk membeli rokok, seorang pemuda bernama Ri'i (25 tahun) menganiaya ayah kandungnya, Rasim (55), hingga tewas.
ADVERTISEMENT
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (29/5).
Warga setempat, Dede Supriyadi (29), mengatakan kejadian bermula saat pelaku Ri'i meminta sejumlah uang kepada sang ibu bernama Juanah untuk membeli rokok, namun permintaan Ri'i tak dituruti oleh ibunya lantaran uang yang ada akan dipergunakan untuk membeli ikan.

Ibu Dilempar, Ayah Dihantam

"Jadi dia (Ri'i) minta uang ke ibunya untuk beli rokok, namun tidak dikasih karena uang yang ada itu untuk beli ikan. Terus si Ri'i melempar ibunya ke tembok, lalu dinasihati sama ayahnya agar berhenti menganiaya ibunya," ungkap Dede, Rabu (29/5).
Usai dinasihati, diterangkan Dede, pelaku Ri'i pun langsung menghantam sang ayah dengan sebuah batu di bagian kepala saat sang ayah hendak keluar rumah sehingga tersungkur ke lantai di dalam rumah.
ADVERTISEMENT
Melihat ayahnya tersungkur, lanjut Dede, pelaku Ri'i pun langsung memukuli kepala sang ayah dengan batu yang dipegangnya hingga membuat kepala ayahnya pecah dan mengeluarkan organ dalamnya.
"Jadi pas ayahnya mau keluar rumah, itu si Ri'i langsung menghajar pakai batu, itu ayahnya tersungkur, setelah itu si Ri'i ini terus memukuli kepala ayahnya pakai batu, parah, kepalanya pecah dan ada isi kepala keluar. Ibunya mau menolong tapi tidak sempat karena tangan ibunya dipukul juga pakai batu," jelas Dede.

Pernah Dirawat di RSJ

Dede mengaku, pelaku Ri'i memang menderita gangguan jiwa sejak bertahun-tahun hingga pernah dirawat di salah satu rumah sakit jiwa di daerah Grogol, Jakarta. Bahkan lanjutnya, pelaku Ri'i pun kerap berbuat onar di lingkungan sekitar sampai pernah dilaporkan ke pihak kepolisian.
ADVERTISEMENT
"Dia memang edan eling (gila kambuhan), sudah lama bertahun-tahun, dulu pernah dirawat di (RSJ) di Jakarta, sebulan, tapi katanya karena IQ dia kayak orang normal terus dipulangkan. Itu ada sebulan yang lalu juga memukuli tetangga, tidak tahu penyebabnya apa, pokoknya tiba-tiba, kukumatan (kumat)," ucapnya.

Kata Polisi

Sementara itu, Kapolsek Pulosari Iptu Aap Ahmad Sapei mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mengungkap pasti penyebab korban tega menghabisi nyawa ayahnya sendiri, termasuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.
"Si pelaku ini diduga ODGJ, dan ada riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Grogol. Untuk lebih jelasnya kita masih melakukan penyelidikan dibantu sama Polres Pandeglang dan Koramil," kata Aap.