Kesepakatan Mahfud MD dan TGB Soal Cawapres Jokowi

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahfud MD. (Foto: Antara/M. Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
Mahfud MD. (Foto: Antara/M. Agung Rajasa)

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi masuk dalam radar kandidat cawapres yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Menjelang pendaftaran capres-cawapres ke KPU pada 4-10 Agustus 2018 mendatang, persaingan keduanya untuk bisa mendampingi Jokowi semakin ketat. Pada Senin (16/7), keduanya terlihat di acara Akademi Bela Negara Partai NasDem yang dihadiri Presiden Jokowi.

Namun, Mahfud MD menepis dia dan TGB bersaing berebut RI-2.

Mahfud MD dalam akun twitternya @mohmahfudmd menyatakan, ia dan TGB tak berebut posisi cawapres Jokowi. Mahfud dan TGB sudah sepakat keputusan cawapres diserahkan kepada Jokowi.

X post embed

"Saya sudah berdiskusi panjang dengan TGB. Kita sependapat untuk tidak berebutan atau menyorong-nyorongkan diri untuk jadi cawapres. Semua, kita serahkan kepada Pak Jokowi dan parpol-parpol pengusung sesuai mekanisme konstitusi. Skenario Allah tak bisa dilawan. Yang penting Indonesia bisa lebih baik," kata Mahfud dalam cuitannya.

Selain Mahfud dan TGB, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga masuk ke dalam radar kandidat cawapres Jokowi. Airlangga juga hadir di acara Akademi Bela Negara.

Mendekati pendaftaran capres-cawapres Jokowi sedikit demi sedikit membuka siapa yang bakal mendampinginya di 2019, namun siapa calon tunggalnya masih misteri.

Tuan Guru Bajang (TGB) di DPR. (Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tuan Guru Bajang (TGB) di DPR. (Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan)