Ketika Pemuda di Brasil Jadi Kelompok Rentan Meninggal Akibat Corona

Lebih banyak orang muda kehilangan nyawa akibat virus corona di Brasil dibandingkan negara lain.
Virus corona kini makin menjadi-jadi di Brasil. Dengan 310 ribu kasus, jumlah penderita COVID-19 di Brasil hanya tertinggal dari Amerika Serikat dan Rusia.
Pada Rabu (20/5) lalu, bahkan jumlah kematian karena COVID-19 di Negeri Samba sudah melewati 20 ribu orang.
Namun, di Brasil ada satu fenomena langka di tengah pandemi corona.
Jika di negara lain korban jiwa mayoritas, bahkan hampir 100 persen orang tua, tidak demikian di Brasil.
Di Brasil memang mayoritas korban jiwa tetap orang berusia 60 tahun dan keatas yaitu sebanyak 69 persen. Namun, angka ini sebenarnya lebih kecil dibanding dengan Spanyol dan Italia yang korban jiwa corona 60 tahun dan 60 tahun ke atas mencapai 95 persen.
Menariknya, di Brasil populasi warga 59 tahun ke atas hanya 13,6 persen. Para peneliti pun menilai wajar kelompok usia tersebut banyak menjadi korban jiwa.
Tetapi, yang jadi perhatian mereka adalah kelompok usia 60 tahun ke bawah yang menjadi korban jiwa corona mencapai 31 persen. Angka itu hampir tak ditemukan di negara lain.
Fakta mencengangkan lain diungkapkan oleh kelompok peneliti independen, COVID-19 Brasil. Mereka menyatakan, jumlah kasus corona di Brasil sebenarnya mencapai 3,6 juta orang atau 10 kali lebih besar dari angka resmi pemerintah.
COVID-19 Brasil memperinci, kelompok usia dengan infeksi terbanyak yaitu 20-29 tahun dan 30-39 tahun. Masing-masing kelompok diyakini terdapat 580 ribu infeksi, dua kali lipat dibanding kelompok usia 60-69 tahun.
Ada beberapa faktor kenapa kelompok muda di Brasil rentan terjangkit corona dan bahkan berujung maut. Salah satunya mereka tidak mematuhi perintah tak boleh keluar rumah.
Faktor lainnya juga perbedaan kebijakan pemerintah lokal dan federal. Meski pemerintah lokal sudah mengeluarkan kebijakan dilarang keluar rumah, pemerintah federal di bawah komando Presiden Jair Bolsonaro menolaknya.
Bolsonaro bahkan pernah berucap corona hanya flu ringan. Ia mendesak warga Brasil kembali kerja agar perekonomian tak morosot.
Itu sebabnya banyak warga Brasil, terutama kaum muda, memilih beraktivitas seperti biasa meski pandemi corona adalah ancaman nyata yang sangat berbahaya.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
