Ketua DPR Bambang Soesatyo Bangga Pernah Raih Gelar MBA di Kampus IMNI

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bambang Soesaty (tengah) terima dukungan jadi Calon Ketua Umum Golkar, Selasa (2/7). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bambang Soesaty (tengah) terima dukungan jadi Calon Ketua Umum Golkar, Selasa (2/7). Foto: Dok. Istimewa

Ketua DPR Bambang Soesatyo merasa bangga menjadi bagian dari alumni Institut Manajemen Newport Indonesia (IMNI). Bamsoet, sapaan Bambang, mendapat gelar MBA setelah berhasil menempuh studi pascasarjana di kampusnya itu pada akhir 1980-an.

Namun, justru beberapa pihak mempertanyakan gelar MBA Bamsoet tersebut. Sebab, kampus yang memberikan Bamsoet gelar MBA itu dianggap kampus ilegal karena telah dicabut izin pascasarjananya oleh Kementerian Pendidikan sejak 2011 silam.

“Jadi saya dan teman-teman bangga menjadi alumni IMNI atau Institut Manejemen Newport Indonesia. Kami bangga menjadi alumni IMNI dan kami terhina begitu ada orang yang mengatakan hal itu,” kata Bamsoet di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/7).

Oleh karena adanya tudingan gelar MBA itu ilegal, Bamsoet pun tak terima dan berencana akan melaporkan pihak yang menudingnya itu.

collection embed figure

“Ini justru akan kita bawa ke hukum karena itu legal. Kampusnya masih ada di bilangan Kalibata, mahasiswanya ada, kami belajar sebagaimana sebuah proses pembelajaran dan mengajar. Kami punya ikatan alumni dan kami persilakan nanti para alumni utk melakukan langkah-langkah hukum,” ucap Bamsoet.

“Nah, karena ada statemen itu saya persilakan pada kawan-kawan alumni IMNI untuk melakukan langkah-langkah hukum terhadap orang yang menista institusi kami,” tegas Bamsoet.

Bamsoet mengaku, ia menyelesaikan studi pascasarjana di kampus IMNI pada saat ia masih menjadi wartawan.

“Saya lupa, kalau tidak salah saya masih wartawan di harian Prioritas sambil bekerja dan kuliah di sana. Karena waktu itu kampusnya itu di Menteng, dekat Gondangdia, dekat kantor saya sebagai wartawan harian Prioritas. Kira-kira mungkin tahun 86-87-anlah,” tutupnya.

Berdasarkan situs yang beralamat di imnijakarta.blogspot.com, kampus IMNI awalnya ada di kawasan Menteng, Jakpus. Kemudian pindah ke Jalan Gatot Subroto. Sedangkan sekarang belum diketahui, karena situs itu update terakhir tahun 2009.