Ketua DPRD Akan Bentuk Panitia Pemilihan Wagub DKI Januari 2020

Hingga saat ini masih belum ada sosok pengganti Sandiaga Uno untuk menduduki posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan akan segera membentuk panitia pemilihan untuk mengurus kekosongan jabatan wagub tersebut.
Panitia pemilihan wagub yang dimaksud Prasetio akan dibentuk pada Januari 2020. Panitia ini akan terbentuk setelah PKS dan Gerindra sepakat mengusulkan masing-masing 1 nama cawagub.
“Setelah tahun baru ini, saya akan bentuk panitia pemilih. Yang dua nama Pak Syaikhu dan Agung kan harus digelontorkan (salah satu),” kata Prasetio saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (27/12).
Prasetio mengatakan hingga saat ini dirinya belum menerima nama-nama cawagub yang diusung baik oleh PKS maupun Gerindra. Dia berharap pada Januari 2020 akan segera menerima nama cawagub yang diusulkan.
“Kita tinggal lihat, saya membaca di media-media katanya berubah orangnya, sampai sekarang saya belum dapat apa-apanya,” ujar politikus PDIP itu.
“Ini kita tunggu aja. Saya sebagai ketua dewan menunggu itu,” tambah Prasetio.
Prasetio menegaskan setelah nama-nama tersebut terpilih, panitia pemilih akan segera menentukan pendamping Gubernur DKI Anies Baswedan.
“Abis itu nanti saya laksanakan. Pasti saya laksanakan, pasti tahun besok punya wakil gubernur,” kata Prasetio.
Pemilihan Wakil Gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno tak kunjung selesai. PKS sudah mengajukan 2 nama, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto untuk dipilih oleh DPRD.
Surat pengajuan sudah diserahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada DPRD DKI. Pansus sempat membahas hal ini, tapi tak mencapai kata sepakat pada penentuan tatib pemilihan. Sampai akhirnya anggota DPRD berganti.
Di tengah perjalanan, Gerindra mengajukan 4 nama yang akan diusulkan ke DPRD untuk dipilih menjadi Wagub DKI. Mereka, yakni Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, dan Sekda DKI Saefullah. Belakangan, Gerindra memutuskan untuk mencoret nama Saefullah dalam daftar cawagub DKI.
Gerindra mengklaim sudah berkomunikasi dengan PKS dan sepakat untuk mengajukan masing-masing satu nama. Gerindra akan mengumumkan satu nama cawagub DKI, Sabtu, 28 Desember.
