Ketua KPK Bantah SP2 Novel karena Tolak Polri Jadi Kasatgas Penyidik

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Penyidik KPK, Novel Baswedan (Foto: talaudkab.go.id)
zoom-in-whitePerbesar
Penyidik KPK, Novel Baswedan (Foto: talaudkab.go.id)

Ketua KPK Agus Rahardjo membantah keluarnya Surat Peringatan Kedua untuk Novel Baswedan terkait dengan penolakan Novel terhadap isu perwira tinggi kepolisian untuk menjadi Kasatgas yang memimpin para penyidik.

"Enggak. Bukan gara-gara itu," kata Agus di Mabes Polri, Kebayoran, Jakarta, Rabu (29/8).

Sebelumnya beredar kabar bahwa Novel memang menolak jika petinggi Polri untuk menjadi pimpinan penyidik. Hal tersebut diketahui saat Novel mengirimkan email kepada pimpinan KPK pada Februari 2017. Email itu ditembuskan ke Direktorat Pengawas Internal KPK.

(Baca juga: Enteng Sanksi di Komisi Antikorupsi)

Lewat email, Novel menyatakan keberatan atas Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman.

Novel sendiri pun tak banyak berkomentar ketika ditanya pewarta perihal ini. Ia menyebut saat ini masih fokus menjalani tugasnya sebagai kepala penyidik di kasus korupsi e-KTP.

"Tentunya saya enggak ingin konsen ke sana (SP2) saya sedang bekerja. Saya konsen pada pekerjaan saja," tegas Novel di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (27/3)

Agus Rahardjo. (Foto: Reuters/Darren Whiteside)
zoom-in-whitePerbesar
Agus Rahardjo. (Foto: Reuters/Darren Whiteside)