Ketum APKASI Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran PMK Sapi Jelang Idul Adha
ยทwaktu baca 2 menit

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Provinsi Lampung mengadakan rapat koordinasi wilayah (rakorwil) di Kabupaten Lampung Tengah. Fokus rakorwil ini adalah penanganan isu terkini, salah satunya terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi.
Isu ini sangat penting dibahas di Lampung karena peternakan sapi merupakan salah satu sektor unggulan Lampung.
Pejabat daerah yang hadir, seperti Wagub Lampung Chusnunia Chalim, Bupati Lampung Tengah Ahmad Musa yang juga Ketua Korwil APKASI Lampung, Bupati Tulang Bawang Winarti (Wabendum APKASI), dan para bupati lainnya se-Lampung sepakat untuk menyetop masuknya sapi dari luar Lampung.
Hal tesebut dinilai bisa menjadi jalan untuk menjaga sapi peternakan di Lampung aman dari penularan PMK.
Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang turut hadir dalam rakorwil ini mengimbau seluruh pihak untuk bisa menekan penyebaran PMK menjelang Idul Adha.
"Saya mengajak seluruh rekan-rekan bupati dan masyarakat agar ikut serta dalam mengurangi penyebaran virus sapi, mengingat tingginya kebutuhan sapi di hari Raya Idul Adha ke depan," jelas Sutan Riska yang juga Bupati Dharmasraya, Sumbar, ini.
Selain soal pencegahan PMK, rakorwil APKASI Lampung ini juga membahas isu isu strategis daerah untuk dibawa ke rapat kerja nasional (rakernas) APKASI pada Juni nanti di Kabupaten Bogor.
APKASI selalu berusaha untuk menjaga sinergisitas antardaerah dan daerah dengan pemerintah pusat untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Kemajuan daerah adalah kunci kemajuan Indonesia.
