news-card-video
22 Ramadhan 1446 HSabtu, 22 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Ketum FPI Pimpin Doa Korban Kerusuhan, Amien dan Fadli Zon Hadir

30 Mei 2019 17:36 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Fadli Zon di acara doa bersama presidium emam-emak di Pelataran masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Fadli Zon di acara doa bersama presidium emam-emak di Pelataran masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
ADVERTISEMENT
Para pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi saat ini tengah menggelar aksi doa bersama di pelataran Masjid At-tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Kamis (30/5).
ADVERTISEMENT
Para pendukung tersebut mulai dari Dewan pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon hingga Ketua Umum FPI, Sobri Lubis.
Fadli Zon, Titiek Soeharto serta Pendukung Prabowo-Sandi lainnya berdoa bersama di TMII, Jakarta, Kamis (30). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Mereka berkumpul untuk mendoakan korban kerusuhan yang terjadi sejak tanggal 22 hingga 22 Mei 2019. Doa dipimpin langsung oleh Ketum FPI Sobri Lubis yang meminta agar para korban tersebut diangkat derajat oleh Allah SWT.
"Kita mendoakan semoga diangkat derajatnya oleh Allah SWT di dunia dan akhirat. Dan juga yang sedang luka-luka, luka berat, yang kritis, yang masih hilang, ini semuanya kita doakan," kata Sobri di lokasi.
Titiek Soeharto dan Hj. Mien Uno di acara doa bersama pendukung Prabowo di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
Tak hanya itu, doa dari mereka juga dikhususkan bagi korban yang mengalami keadaan luka saat tengah menyuarakan aspirasi tersebut. Baginya, hal itu bisa menjadi saksi nanti saat di akhirat kelak.
ADVERTISEMENT
"Yang luka-luka dalam berjuang, setetes darah itu jadi saksi di hadapan Allah, luka luka itu nanti bersaksi," jelasnya.
'"Kalau nanti dia masuk ke neraka, 'aku ikut berjuang untuk agama bangsa dan negara' mana buktinya, ini," tambahnya.
Pendukung Prabowo-Sandi doa bersama di TMII, Jakarta, Kamis (30). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Sementara, untuk korban jiwa, maka dia menegaskan bahwa mereka meninggal dalam jalan yang diberikan Allah SWT. Dia menyebut bahwa tak ada kerugian yang didapatkan selama masih berada di jalan tuhan yang maha kuasa.
"Apalagi yang meninggal dunia. Orang yang mati syahid di jalan Allah, percaya sama nabi. Enggak ada yang rugi berjuang di jalan Allah," jelasnya.
"Yang luka-luka kata nabi SAW, dosanya diampuni, jangankan yang sakit berat, tertusuk duri saja kata nabi kalau dia ikhlas, selama dia sakit kalau ikhlas berguguran dosanya," pungkasnya.
ADVERTISEMENT