KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi'ie Meninggal, Zulhas Mengaku Kehilangan Guru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KH. Abdul Rasyid Abdullah Syaafi'i. Foto: Youtube Al Barokah
zoom-in-whitePerbesar
KH. Abdul Rasyid Abdullah Syaafi'i. Foto: Youtube Al Barokah

KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi'ie meninggal dunia. Sejumlah tokoh turut berduka dengan adanya kabar ini.

Salah satunya ialah Wakil Ketua MPR, Zulkifli Hasan. Ketua Umum PAN itu mengaku terpukul saat mendengar kabar duka tersebut.

"Ya Allah, pandemi ini tak henti membawa kabar duka. Tetapi yang membuat kita lebih bersedih adalah perginya para ulama, pewaris para Nabi yang senantiasa membimbing kita untuk istiqomah di jalan-Nya. Sore ini saya begitu terpukul mendengar kabar meninggalnya KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi’ie," kata Zulhas kepada wartawan, Sabtu (10/7).

kumparan post embed

Zulhas mengenang almarhum yang biasa disapa Kiai Abdul Rasyid sebagai ulama karismatik Betawi. Ia melihat almarhum sebagai guru.

"Bagi saya pribadi, Beliau adalah sosok guru panutan. Keluasan ilmu, keikhlasannya dalam berdakwah, perhatiannya yang besar pada umat dan agama, menginspirasi kita semua untuk terus berusaha melakukan yang terbaik bagi umat dan bangsa ini," ungkap dia.

"Sosok Kiai Abdul Rasyid sangat istimewa bagi kita yang mengenalnya. Beliau dikenal gigih dalam berdakwah, peduli pada sesama, dan memiliki kecintaan yang besar pada bangsa dan negara ini. Sebagai murid-muridnya, kini tugas kita melanjutkan perjuangan Beliau," sambungnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyampaikan paparan dalam Mentoring Kebangsaan di Amanat Institute, Jakarta, Sabtu (22/8). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto

Ia mengaku terakhir bertemu Kiai Abdul Rasyid di kediaman almarhum Syekh Ali Jaber.

"Semoga kelak keduanya dikumpulkan dengan para nabi dan orang-orang saleh di surganya Allah. Kita semua bersaksi baik Syekh Ali Jaber maupun Kiai Abdul Rasyid merupakan orang-orang alim dengan akhlak yang mulia," kata Zulhas.

"Saya berduka dan kehilangan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Ilmu dan amal baik almarhum semasa hidup Insyaallah menerangi dan melapangkan kuburnya," pungkasnya.

KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi'ie merupakan putra ulama Betawi KH Abdullah Syafi'i. Orang tuanya merupakan pendiri pesantren Assyafi'iyah, Jatiwaringin, Jakarta Timur.

Almarhum kelahiran Jakarta 30 November 1942. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Steering Committee Ijtima Ulama. Selain itu ia juga pernah aktif di Partai Bulan Bintang wilayah DKI.

Nama almarhum juga tercatat sebagai anggota Koperasi Syariah 212.