KH Cholil Nafis Kecam Orang yang Sebut Palestina Bukan Urusan Indonesia

Ketua MUI yang juga tokoh NU, Cholil Nafis, menyebut peduli pada Palestina adalah peduli dengan sesama Muslim. Bahkan pendiri NU menyebut pejuang Palestina sebagai mujahidin.
"NU berpihak ke Palestina itu sejak dari pendirinya, Hadratusysyaikh Kiai Hasyim Asy’ari dan Mbah Wahhab Hasbullah. Ia tunjukkan dengan perintah membaca qunut nazilah dan menyebut orang-orang Palestina mujahidin," jelas Cholil Nafis, Jumat (21/5).
Cholil Nafis menyindir mereka yang nyinyir soal Palestina, bahkan sampai ada mantan pejabat menyebut urusan Palestina bukan urusan Indonesia.
"Ada dua ungkapan yang disampaikan oleh Rasulullah SAW tentang hubungan antara sesama mukmin. Yaitu bagai satu fisik (jasadil wahid) dan bagaikan satu bangunan (bunyanil wahid). Itu perumpamaan yang dalam ilmu sosial melahirkan teori ‘ashabiyah shahihah (fanatisme positif) antar sesama muslim," beber dia.
Jadi tak benar, kalau urusan Palestina itu urusan Arab, Palestina dan Yahudi sehingga tak merasa bahwa mereka bagian dari urusan kita. Ini tak pantas diucapkan orang yang punya iman dalam jiwanya dan punya sikap kenegarawanan dalam hidupnya
KH Cholil Nafis
Menurut Cholil Nafis, ketika perumpamaannya bagaikan satu tubuh berarti sesama muslim saling merasakan apa yang dirasakan oleh penderitaan muslim lainnya tanpa batas negara.
"Sehingga apa yang dirasakan muslim Palestina yang tak bisa menikmati lebaran karena serangan brutal Zionis Israel juga dirasakan oleh seluruh muslim dunia," ujar dia.
Cholil Nafis melanjutkan, ketika antara sesama muslim diumpamakan seperti satu bangunan berarti harus saling menguatkan antara sesama muslim.
Jadi, jalinan solidaritas dan kohesivitas harus diikat kuat karena seiman tanpa memandang dari mana itu asalnya.
"Maka solidaritas sesama muslim yang berada di Palestina juga perlu diberi bantuan. Baik berupa bantuan pikiran, kekuasaan seperti lobi maupun berupa dana. Tapi ingat ya jangan salah menyalurkan sumbangannya," ujarnya.
Jangan sampai kita disibukkan dengan menjawab orang yang tak peduli Palestina dengan dalih memikirkan negeri sendiri. Jangan sampai pikiran kita terbawa sempit oleh yang tak peduli kemanusiaan yang sedang dizalimi dan dijajah. Ayo terus peduli Palestina dan selamatkan al-Aqsha. Bismillah tawakkalna
KH Cholil Nafis
"Kalau Palestina bukan urusan kita, lalu yang mana yang urusan kita Mari kita urus juga soal korupsi Bansos yang triliunan itu. Jangan sampai lolos aktor intelektualnya. Saya percaya dan berharap KPK dapat mengungkap semua yang terlibat korupsi," tegas dia.
