Khofifah Resmi Jadi Jurkamnas Prabowo-Gibran, Rosan: SK Sudah Ditandatangani

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara forum Muktamar Fikih Peradaban I di Hotel Shangrila Surabaya, Senin (6/2/2023). Foto: Humas Pemprov Jatim
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara forum Muktamar Fikih Peradaban I di Hotel Shangrila Surabaya, Senin (6/2/2023). Foto: Humas Pemprov Jatim

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani mengatakan bahwa Khofifah Indar Parawansa resmi ditunjuk sebagai dewan pengarah sekaligus Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) untuk pemenangan paslon nomor urut dua.

Rosan mengungkapkan, surat keputusan atas ditunjuknya Khofifah baru saja dibuat dan ditandatanganinya.

"Tadi baru saya bikin SK-nya karena beliau sudah bersedia untuk menjadi dewan pengarah di TKN sekaligus sebagai Jurkamnas di TKN. Itu SK-nya sudah kita bikin, hari ini saya sudah menanda tangani," kata Rosan di Kertanegara IV, Jakarta, Rabu (10/1).

Pertemuan TKN di kediaman Prabowo Subianto Kertanegara IV, Jakarta, Rabu (10/1). Foto: Dok. Istimewa

Ia pun mengungkapkan bahwa Khofifah menawarkan diri untuk ikut berjuang bersama TKN Prabowo-Gibran. Rosan mengaku bersyukur atas keputusan Khofifah karena posisi strategisnya sebagai Gubernur Jawa Timur. Khofifah pun disebut akan mengambil cuti di beberapa kegiatan kampanye.

"Beliau sudah menyampaikan akan mengambil cuti juga di dalam beberapa kegiatannya dan beliau akan berkampanye bersama-sama dengan kami untuk memenangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran," ujar dia.

Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani usai pertemuan di kediaman Prabowo Kertanegara IV, Jakarta, Rabu (10/1). Foto: Dok. Istimewa

Rosan menilai pengaruh Khofifah sangat luas karena ia adalah Ketum PP Muslimat NU. Sejalan dengan itu, suara untuk Prabowo-Gibran di Jatim ditargetkan dapat tembus mencapai 65 persen.

"Di Jawa Timur Inshallah kita targetnya dengan adanya Bu Khofifah, inginnya sampai 65 persen," pungkasnya.

(PNS)