Kiai Fahim Diduga Cabuli Santriwati-Ustazah, MUI Jember Belum Berani Bersikap
·waktu baca 1 menit

Muhammad Fahim Mawardi, kiai yang juga pengasuh pondok pesantren Al Djaliel 2 di Jember, dilaporkan istrinya terkait dugaan kasus pencabulan dan perselingkuhan.
Fahim diduga mencabuli 11 santriwati dan 4 ustazah. Dari 15 korban, sejauh ini baru 6 orang yang menjalani visum.
Sekretaris Umum MUI Jember, Zaenal Anshori, mengatakan pihaknya sudah mendengar informasi tersebut. Namun, MUI belum memberikan sikapnya.
"MUI belum bersikap, masih menunggu hasil perkembangan. MUI belum berani menyatakan sikap sebelum ada perkembangan atau keputusan. Lagian kan itu menyangkut personal," kata Zaenal, Senin (9/1).
Fahim Membantah
Fahim menyatakan siap jalan jongkok ke Jakarta sambil telanjang sebagai hukuman bila tuduhan pencabulan itu benar adanya.
"Dia mempunyai video saya, kalau ada, saya ambil video itu, saya beli Rp 100 juta kemudian setelah itu kalau bukti-bukti itu ada di meja hijau di pengadilan, saya siap jalan jongkok dari Jember ke Jakarta, kalau perlu saya jalan jongkok telanjang bulat, lagi. Saya serius bicara ini," kata Fahim kepada wartawan, Jumat (6/1).
"Saya bertaruh. Kalau mereka mempunyai bukti yang katanya mencabuli atau apalah bahasanya, saya berani jalan jongkok dari Jember ke Jakarta telanjang bulat," ujar Fahim.
"Saya bersumpah, Wallahi saya berani seperti itu," kata Fahim.
