Kisah Anak-anak di Desa Huku Kecil Maluku Belajar dalam Temaram
·waktu baca 1 menit

Mentari mulai tenggelam, gelap akhirnya menyapa. Tapi hal itu tak menyurutkan semangat belajar anak-anak di Desa Huku Kecil, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.
Di bawah cahaya lilin, seorang pelajar, Ledy Lesiela, bersama teman-temannya berkumpul. Mereka duduk melingkar, di tengahnya dinyalakan sebuah lilin kecil.
Dengan kondisi temaram, Ledy dan teman-temannya membuka satu per satu halaman buku mereka masing-masing. Raut wajah ceria tetap menghiasi wajah mereka meski harus bersusah payah menimba ilmu.
"Sampai saat ini desa kami belum mendapatkan aliran listrik. Kami belajar malam hari hanya menggunakan pelita," kata Ledy, dikutip Minggu (26/4).
Bagi anak-anak Huku Kecil, malam bukan waktu untuk berhenti belajar. Meski dunia di sekitar mereka gelap, halaman-halaman buku tetap dibuka, satu per satu, di bawah cahaya kecil yang terus menyala.
Di desa yang belum tersentuh terang listrik itu, belajar bukan hanya soal mengejar nilai, tetapi juga tentang bertahan.
Meski begitu, Ledy tetap berharap uluran bantuan pemerintah agar lampu bisa menyinari malamnya.
"Kami meminta pihak pemerintah baik kabupaten, provinsi, maupun pusat agar memperhatikan kami dengan menghadirkan jaringan listrik," harapnya.
