Kisah Anak Punk di Jombang yang Ingin Pulang ke Orang Tuanya

Seorang anak bernama Bagus terlihat berjalan tanpa alas kaki pagi tadi di jalan Babat-Jombang, Jawa Timur, Rabu (10/2).
Di saat yang sama, Aipda Purnomo, anggota polisi Polres Lamongan Jawa Timur, melintas jalan tersebut dan menaruh curiga, sehingga ia mendekati anak tersebut.
Rupanya, Bagus merupakan anak yang sejak 5 hari lalu pergi dari rumah untuk menjadi bagian dari kelompok punk. Namun, anak yang masih duduk di kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut kini ingin kembali pulang karena merindukan orang tuanya.
"Saya dekati dia, keringatnya bercucuran karena dehidrasi. Akhirnya saya ajak duduk di depan rumah orang dan memberikannya minum," tutur Purnomo kepada kumparan.
Kepada Purnomo, Bagus mengaku ikut anak-anak punk kurang lebih 4 hingga 5 hari lalu. Ia tidak bercerita secara rinci terkait kegiatannya bersama anak punk, namun ia mengaku bergabung dalam kelompok tersebut atas keinginan pribadi.
Selama tinggal bersama anak punk, Bagus merasa tidak memiliki teman. Sehingga ia pun memilih berpisah dari rombongan dan kembali pulang ke orang tuanya dengan berjalan kaki.
"Sekarang dia mengkhawatirkan orang tuanya, dia bilang kasian Bapak saya pasti nyariin," imbuh Purnomo.
Setelah itu, mereka pergi ke sebuah warung makan dan memesan satu porsi nasi dan lauk untuk Bagus. Kepada Purnomo, Bagus menyampaikan pesan untuk tidak menyebarkan identitas sekolah dan foto wajahnya agar tidak dicari anggota punk lagi.
"Dia takut nanti kalau saya share ketahuan anak-anak punk dia masih dicari. Dia mau pulang dan ngga mau berteman sama anak-anak punk lagi," tuturnya.
Sebelum diantar ke rumah Bagus, Aipda Purnomo juga sempat mengajak ke kediamannya untuk diberikan baju dan celana. Jarak antara jalan lokasi Bagus ditemukan dengan rumahnya berkisar 25 hingga 30 km.
"Setelah itu saya antar depan rumah tapi saya ngga boleh turun, saya pantau dari dalam mobil. Tapi saya buat perjanjian, satu minggu lagi saya akan datangi rumah dia lagi, nanti kalau dia benar masih di rumah akan saya beri hadiah," tutup Aipda.
==
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
