Kisah Bupati Banjarnegara: Viralkan Slip Gaji Rp 5,9 Juta, Punya Harta Rp 23 M

6 September 2021 14:05
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kisah Bupati Banjarnegara: Viralkan Slip Gaji Rp 5,9 Juta, Punya Harta Rp 23 M (42594)
searchPerbesar
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/9/2021). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dijerat tersangka oleh KPK. Dia diduga melakukan korupsi dengan mengatur sejumlah proyek di Dinas PUPR serta menerima gratifikasi. Ia diduga mendapat Rp 2,1 miliar dari perbuatannya itu.
ADVERTISEMENT
Sebelum dijerat tersangka, Budhi sempat menarik perhatian publik lantaran mengunggah foto slip gaji yang jumlahnya Rp 5,9 juta. Foto tersebut pun tersebar di dunia maya.
Ramai mengenai slip gaji ini terjadi pada Oktober 2019 lalu, atau 2 tahun sebelum ia jerat oleh KPK. Saat itu Budhi beralasan mengizinkan slip gajinya diunggah di Instagram @kabupatenbanjarnegara untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
Saat itu ia berharap Presiden Jokowi bisa mengetahui besaran gaji yang diterima bupati atau wali kota. Sehingga Jokowi yang pernah menjadi Wali Kota Solo bisa menaikkan jumlahnya.
"Syukur-syukur beliau (Jokowi) ada keinginan untuk menaikkan. Jadi 100 (Rp 100 juta) gitu, Hahaha. Supaya enggak tolah-toleh dan enggak jadi seperti Kudus," kata Budhi Kamis (3/10/2019).
Kisah Bupati Banjarnegara: Viralkan Slip Gaji Rp 5,9 Juta, Punya Harta Rp 23 M (42595)
searchPerbesar
Slip gaji Bupati Banjarnegara. Foto: Dok. Budhi Sarwono
Viralnya slip gaji Budhi juga meningkatkan popularitasnya. Bahkan Budhi pernah menjadi salah satu narasumber di acara Hotman Paris di TV Swasta Nasional.
ADVERTISEMENT
Tayangan tersebut kembali diunggah Hotman Paris di Instagramnya. Terlihat dalam tayangan itu Hotman tengah membacakan gaji Budhi. Saat itu, ia mengaku menjadi Bupati untuk melayani masyarakat Banjarnegara.
Terlepas dari itu, saat Budhi mengaku mendapatkan gaji kecil, berapa harta kekayannya?
Di tahun ia mengeluh gaji kecil, yakni pada 2019, Budhi tercatat melaporkan harta kekayaannya kepada KPK senilai Rp 19.143.742.035. Angka tersebut ternyata naik signifikan hingga Rp 4 miliar pada 2020.
Berikut rinciannya:
  • Tanah dan bangunan serta sebidang tanah di Banjarnegara senilai Rp 1.292.495.014
  • Harta bergerak lainnya senilai Rp 54.200.000
  • Surat berharga senilai Rp 10.826.607.919
  • Kas dan setara kas senilai Rp 11.639.414.368
Total: Rp 23.812.717.301.
Kisah Bupati Banjarnegara: Viralkan Slip Gaji Rp 5,9 Juta, Punya Harta Rp 23 M (42596)
searchPerbesar
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/9/2021). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Kasus Budhi di KPK
Dalam kasusnya, KPK menduga Budhi Sarwono korupsi dengan mengatur sejumlah proyek di Dinas PUPR serta menerima gratifikasi. Ia diduga mendapat Rp 2,1 miliar dari perbuatannya itu.
ADVERTISEMENT
KPK menetapkan Budhi Sarwono bersama Kedy Afandi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 2017-2018. Kedy Afandi ialah orang kepercayaan Budhi Sarwono yang pernah menjadi Ketua Timses di Pilkada.
KPK menduga Kedy Afandi pernah mengumpulkan sejumlah pengusaha dan menyampaikan soal permintaan commitment fee untuk Budhi. Bahkan, Budhi disebut pernah menyampaikan langsung permintaan fee kepada para pengusaha.
Budhi diduga menyampaikan akan menaikkan Harga Perhitungan Sendiri (HPS) setiap proyek 20% dari nilai yang sebenarnya. Perhitungannya, 10% untuk keuntungan Budhi, dan 10% sisanya untuk keuntungan rekanan.
KPK pun turut mengungkap modus korupsi Budhi lainnya. Yakni ikut langsung lelang pekerjaan infrastruktur, membagi paket proyek di Dinas PUPR, mengikutsertakan perusahaan keluarga dalam lelang proyek, hingga mengatur pemenang lelang
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020