Kisah Devi Menanti Kabar Suami Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar

Devi, perempuan warga asal Gresik, duduk termenung di ruang tunggu Pelabuhan Tanjung Perak. Kadang kala ia menatap layar ponselnya dengan gelagat cemas. Sesaat kemudian, ia tampak sesenggukan, tertutupi masker putih di wajahnya.
Suaminya, Deni Tristiawan (35), merupakan salah satu penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8).
Hari itu, Deni bertolak mengendarai truk tronton bermuatan besi dan koil, rute yang sebenarnya tak biasa ia tempuh.
"Kerjaannya sopir tronton. Memang enggak biasa ke arah sana, baru kali ini," ujar Devi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (2/8).
Deni berangkat naik KM Mutiara Sentosa 2 pada Sabtu (1/8) malam. Saat perjalanan pada Minggu (2/8) sekitar pukul 07.00 WIB, ia mengabarkan istrinya melalui sambungan telepon. Sejak saat itu, tidak ada komunikasi lagi antara Devi dengan suaminya.
"Jam 07.00 pagi aku telepon, terus balik telepon lagi. Terus habis itu tak hubungi lagi enggak bisa. Sampai sekarang belum terhubung," ucapnya.
Hingga, pada pukul 12.00 WIB siang saat Devi membuka akun TikTok-nya, ia mendapat kabar kapal yang ditumpangi suaminya mengalami kebakaran.
"Mengetahui kabarnya dari TikTok, saya lihat di liveTikTok. Soalnya enggak ada yang ngabari. Sekitar jam setengah 12-an," kata Devi.
Mengetahui itu, Devi langsung bergerak mencari kejelasan. Ia mendatangi garasi tempat suaminya bekerja hingga akhirnya diarahkan ke Pelabuhan Tanjung Perak.
Kepanikan Devi kian memuncak ketika memeriksa daftar manifes penumpang resmi di posko. Nama sang suami ternyata tidak tercantum di dalam data petugas
"Nggak ada (di manifes) nama Deni Tristiawan umur 35. Sama yang lain juga, teman-temannya korban, tadi saya tanya di depan nggak ada katanya, belum ada," ucap dia.
Menurut Devi, suaminya tidak berangkat sendirian ke Sulawesi. Ada rombongan armada lain yang turut berangkat bersama-sama.
"Sendirian (di mobil), sama temannya (di armada lain), tapi enggak bawa kernet. Rombongan ada lima kendaraan, ada yang bawa istri juga, tapi enggak bawa anak," katanya.
Empat kapal yang mengevakuasi penumpang Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal itu membawa 250 orang. 5 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan 227 orang berhasil diselamatkan, sisanya belum diketahui.
