Kisah Eko Rela Tukar Mercy dengan Burung Lovebird

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tukar mobil dengan burung (Foto: Wikimedia Commons dan Facebook/@Eko Widyantoro)
zoom-in-whitePerbesar
Tukar mobil dengan burung (Foto: Wikimedia Commons dan Facebook/@Eko Widyantoro)

Memelihara burung lovebird belakangan jadi sebuah tren di masyarakat. Sebagian orang sangat keranjingan memelihara burung cantik bersuara merdu ini sehingga rela menukarnya dengan benda berharga.

Salah satunya Eko Widyantoro, kolektor burung asal Cengkareng, Jakarta Barat, yang rela menukar mobil Mercedes-Benz C200 miliknya dengan burung lovebird biola green atau Opaline Fischer. Keinginannya ini dia sampaikan di akun Facebooknya hingga viral di media sosial.

"Saya posting itu tanggal 8 Maret 2018 lalu, serius memang. Saya juga cantumin nomor saya di situ," ucap Eko saat berbincang dengan kumparan.com, Selasa (20/3).

Selain di Facebook, Eko juga menginfokan hal tersebut ke grup WhatsApp. Menurutnya banyak pihak yang sudah menghubungi dia dan berminat untuk melakukan transaksi penukaran.

"Akhirnya deal sama yang punya burung di Bekasi, kan jaraknya deket sama rumah saya di Cengkareng," katanya.

Eko lalu berkunjung ke rumah si pemilik burung untuk mengecek kondisi lovebird biola green. Setelah cocok, keduanya sepakat bertransaksi pada Jumat lalu (16/3).

"Saya cek burungnya bagus, dealnya jadinya 3 pasang yang sudah produksi," ucap Eko.

Menurutnya harga burung jenis biola green itu memang mahal. Untuk satu pasang yang sudah produksi atau bertelur bisa mencapai harga puluhan juta.

"Satu pasang bisa Rp 40 sampai Rp 50 juta," katanya.

facebook embed

Salah satu keunggulan biola green, lanjut Eko, adalah warnanya yang indah dan cerah. Burung-burung cantik ini juga biasa ikut kontes kecantikan.

Menurut Eko, awalnya ingin menjual mobil, lalu uang hasil penjualan mobil dipakai membeli burung agar koleksinya bertambah. Namun daripada repot akhirnya dia langsung menawarkan untuk menukar Mercy-nya. Untuk kegiatan sehari-hari Eko masih ada mobil yang lainnya.

"Daripada jual mobil terus cari burung, jadi mending langsung saja kan tukeran." ujarnya.

Dia juga tidak merasa rugi menukar Mercy dengan burung. Begitupun pemilik burung yang tidak dirugikan dengan pertukaran ini.

"Saya nggak rugi, setaralah, sesuai," tutup Eko.