Kisah Ibunda Anies yang Digunjing Tetangga karena Merantau Tuntut Ilmu

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anies Baswedan rayakan ulang tahun ibunda (Foto: Instagram @aniesbaswedan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan rayakan ulang tahun ibunda (Foto: Instagram @aniesbaswedan)

Kabar bahagia datang dari Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan karena baru saja merayakan hari ulah tahun ibunda tercinta, Aliyah yang ke-78 tahun. Momen bahagia tersebut dibagikan langsung oleh Anies melalui akun Instagram resminya @aniesbaswedan, Selasa (20/3).

"Hari ini adalah hari ulang tahun Ibu. Ini kisahnya, namanya Aliyah lahir 20 Maret 1940, di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat. Saat lulus SMP, di Kuningan belum ada SMA. Ayahnya menitipkan pada kerabatnya di Cirebon spy anak perempuan ini bisa meneruskan SMA," bunyi potongan unggahan Anies.

Dalam unggahan tersebut tampak ibunda Anies yang mengenakan pakaian berwarna merah, sedang duduk di depan meja makan bersama dengan Anies, anak, dan istrinya.

instagram embed

Raut wajah bahagia terpancar dari mereka. Sambil mengangkat kedua tangan untuk memanjatkan doa, Aliyah kemudian memotong ujung nasi kuning tersebut untuk diberikan kepada Anies.

Anies Baswedan rayakan ulang tahun ibunda (Foto: Instagram @aniesbaswedan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan rayakan ulang tahun ibunda (Foto: Instagram @aniesbaswedan)

Tak hanya lewat foto, dalam unggahan tersebut Anies juga menceritakan perjalanan hidup ibunya dari kecil hingga akhirnya kini menjadi seorang dosen di IKIP Yogyakarta.

"Selesai SMA, ia ingin jadi guru dan diterima di jurusan Pedagogi, Unpad, yg kemudian menjadi IKIP Bandung. Tahun 1965, Ibu, seorang anak perempuan yg dulu digunjingkan di kampung itu, menjadi anak pertama dalam sejarah keluarga besar yg pernah ikut wisuda, jadi sarjana. Sebuah lembaran baru bagi seluruh keluarga di kaki Gunung Ciremai," bunyi potongan lainnya.

Aliyah bahkan harus mutasi menjadi dosen di IKIP Yogyakarta karena saat itu ia akan melangsungkan acara pernikahan bersama ayah Anies, Rasyid Baswedan, asal Yogyakarta.

"Ayah kembali ke Rahmatullah lima tahun yang lalu. Dan hingga kini Ibu di usianya ke 78 tahun, masih terus mengajar di Yogyakarta. Masih tetap membimbing disertasi dan masih terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial & keagamaan," ungkapnya.

Anies Baswedan rayakan ulang tahun ibunda (Foto: Instagram @aniesbaswedan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan rayakan ulang tahun ibunda (Foto: Instagram @aniesbaswedan)

Menurut Anies, ibu merupakan perempuan yang penuh tanggung jawab, penuh kasih sayang, dan pemancar doa tanpa henti bagi anak-anak dan cucu-cucunya. Pada setiap sujudnya, ia tak lupa mengirimkan doa untuk ibunya dan dikirimkan untuk kami semua. Pada setiap pesan, diteguhkan pada kita semua untuk selalu ingat pada Allah.

"Izinkan kami, anak, menantu, dan cucu malam ini, dalam sebuah syukuran sederhana di rumah, mengirimkan doa untuk Ibu. Tak mungkin bisa mengimbangi semua doa dari Ibu untuk kami. Doa kita semua, semoga Ibu selalu diberikan kebahagiaan, kesehatan, dan diperpanjangkan umurnya. Semoga kita semua, anak, menantu & cucu, bisa menjadi pembawa bahagia, menjadi qurrata’ayun bagi Ibu. Selamat Ulang Tahun, Ibu," bunyi doa dan harapan Anies.

Hingga saat ini, unggahan Anies Baswedan sudah dibanjiri banyak komentar positif dan mendapati like sebanyak lebih dari 24 ribu warganet.