Kisah Kakek Dedi, Demi Mudik Rela Kayuh Sepeda Ontel dari Bekasi ke Purwokerto

29 April 2022 7:00
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kakek yang kayuh sepeda ontel dari Bekasi ke Purwokerto ketika ditemui di Pos Terpadu Cileunyi pada Kamis (28/4) malam. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Seorang kakek berusia 60 tahun bernama Dedi rela mengayuh sepeda ontelnya sepanjang 381 kilometer, tepatnya dari Bekasi ke Purwokerto, demi kembali ke kampung halamannya.
ADVERTISEMENT
Dedi mengungkap bahwa dirinya sudah berangkat dari Bekasi sejak tiga hari lalu. Saat lelah, dia mencari tempat beristirahat seperti musala atau tempat lain yang dinilai layak untuk beristirahat.
"Di perjalanan sudah tiga hari saya berangkat dari bekasi, sudah biasa saya kalau pulang kampung pasti pakai sepeda," kata dia saat ditemui di Pos Terpadu Cileunyi pada Kamis (28/4) malam.
Kakek yang kayuh sepeda ontel dari Bekasi ke Purwokerto ketika ditemui di Pos Terpadu Cileunyi pada Kamis (28/4) malam. Foto: Dok. Istimewa
Salah satu tempat peristirahatannya di Pos Terpadu Cileunyi. Di kesempatan itu ia mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang memfasilitasi tempat bermalam di pos tersebut.
Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengatakan, ia bertemu dengan Kakek Dedi yang menggunakan sepeda ontel untuk mudik dan sudah mengayuh selama 3 hari.
Kakek yang kayuh sepeda ontel dari Bekasi ke Purwokerto ketika ditemui di Pos Terpadu Cileunyi pada Kamis (28/4) malam. Foto: Dok. Istimewa
"Kebetulan tadi ada saudara Dedi yang kebetulan mudik dari Bekasi ke Purwokerto menggunakan sepeda ontel dan yang bersangkutan sudah sejak tiga hari yang lalu berangkat dari Bekasi dan sementara bermalam di Pos Terpadu Cileunyi ini," ucap dia.
ADVERTISEMENT
Pihaknya juga menyebut langsung memberi makanan dan minuman. Selain itu, pihaknya memberi perbekalan perjalanan kepada Dedi. Ia berharap layanan dan bantuan perbekalan yang diberikan dapat bermanfaat bagi Dedi.
Kakek yang kayuh sepeda ontel dari Bekasi ke Purwokerto ketika ditemui di Pos Terpadu Cileunyi pada Kamis (28/4) malam. Foto: Dok. Istimewa
"Melihat semangatnya kami sedikit beri bantuan bekal untuk yang bersangkutan, sehingga semakin memiliki semangat juang semoga bisa tiba di tempat sesuai dengan waktunya dalam keadaan sehat selamat," ucap dia.
"Kebetulan yang bersangkutan mengetahui hal ini dan menikmati fasilitas yang ada di sini," tandas dia.
Sebagaimana diketahui, Pos Terpadu Cileunyi memiliki fasilitas tempat istirahat, cafetaria gratis, kemudian kursi pijat. Seluruh layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang hendak beristirahat.
=====
Kamu mudik di lebaran tahun ini? Share informasi di sepanjang jalur mudik ke email [email protected]. Kirimkan foto atau video beserta informasi singkat. Jangan lupa sertakan kontak yang bisa dihubungi tim redaksi kumparan.
ADVERTISEMENT
Laporan terbaik akan mendapatkan hadiah voucher Happyfit masing-masing senilai Rp 500 ribu untuk 5 orang dan saldo digital masing-masing Rp 300 ribu untuk 10 orang.