Kisah Pemburu yang Tewas Diburu Buaya

Scott Van Zyl mungkin tidak pernah menduga hidupnya akan berakhir nahas. Pemburu asal Afrika Selatan ini ditemukan tewas diduga dimakan buaya.
Dilansir independent.co.uk, Scott Van Zyl menghilang dalam perjalanan safari berburu di Zimbabwe. Saat itu ia pergi bersama dengan beberapa ekor anjing pemburu dan pelacak binatang setempat.
Pria yang sering mengkoordinir perjalanan safari untuk wisatawan ini menghilang dan diduga dimakan buaya di tepi sungai Limpopo.
Scott dan pelacak tersebut diduga meninggalkan kendaraan mereka dan berjalan terpisah ke arah semak belukar. Sayang, hanya anjing Scott yang kembali ke perkemahan.
Para penyelamat kemudian dikerahkan untuk mencari sang pemburu. Menggunakan helikopter, penyelam dan pelacak lainnya, mereka mencoba mencari keberadaan Scott.
Satu-satunya petunjuk adalah sebuah tas ransel milik Scott yang berada di tepi sungai. Sakkie Louwrens, salah satu tim penyelamat mengatakan, ada kemungkinan Scott sudah diserang buaya. Mereka juga mencurigai dua buaya yang ada di dekat sungai tersebut.
"Bisa saja kita menemukan sisa-sisa manusia di dalam perut kedua buaya itu," ujar Sakkie pada Telegraph.
Scott Zyl sendiri dikenal sebagai salah satu pemilik website pemburu resmi SS Pro Safari. Ia menyediakan jasa untuk para pemburu safari yang memiliki ijin berburu.
Dari situs resminya, buruan Zyl cukup bervariasi, mulai dari kerbau, badak, singa, leopard dan antelop jadi hewan buruan utamanya.
Kasus kematian Scott yang diduga dimakan buaya ini bukan kali pertama terjadi di Selatan Zimbabwe. Sebelumnya sudah ada kasus serupa terjadi pada seorang anak berusia 13 tahun yang sedang memancing ikan untuk biaya sekolahnya.
