Kisah Pilu Balita di Jakarta Utara yang Kerap Disiksa Ayah Tirinya

Begitu malang masa kecil Aqila, balita perempuan berumur dua tahun itu dianiaya hingga koma oleh ayah tirinya, Adrianus Sayow (26). Tubuh mungilnya saat ini sedang dirawat secara intensif di RS Koja, Jakarta Utara.
Tak terdapat keceriaan dalam keseharian Aqila. Ia tak banyak bermain dengan teman sebayanya. Aqila hanya sering mengisi hari-harinya di dalam kamar berukuran 3x4 untuk mengikuti keinginan ayah tirinya.
"Aqila jarang main sama anak-anak lain, kayak ketakutan gitu, tertekan. Jarang main, jarang keluar, cuma di kamar saja, keluar kalau cuma mandi," ujar tetangga Aqila, Ida, di Jalan Tipar Cakung, Gang Pojok, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut Ida, Aqila sering menjadi korban kekesalan Adrianus saat pekerjaannya sebagai pengemudi ojek online angkut barang sepi. Menurut Ida, Aqila pernah dihukum Adrianus untuk berdiri dari malam hingga pukul 05.00 WIB.
"Suka menghukum anak, kalau tarikan barangnya sedikit anaknya dihukum. Kadang suka dihukum berdiri sampai jam 05.00 WIB pagi, kalau kaki (Aqila) enggak lurus di pukul-pukul pakai sisir. Anaknya saja kalau jalan kaya enggak ada tenaganya," jelas Ida.

Adrianus, kata Ida, memang membenci kehadiran Aqila dalam hidupnya sejak menikah dengan Yanti, ibu AAP. Akibatnya, Yanti mencari jalan tengah dengan menitipkan Aqila kepada neneknya di Cilincing, Jakarta Utara.
"Dia (Adrianus) dari awal sudah benci sama Aqila, tapi Yanti sayang sama tersangka (Adrianus), jadi anaknya dititipin ke neneknya," ucap Ida.
"Adrianus bilang enggak mau tinggal sama Aqila, karena dia cuma mau bertiga sama anak (kandungnya) yang diperut," lanjutnya.
Sialnya pada Rabu (22/8), Aqila dititipkan oleh neneknya kepada Adrianus dan Yanti. Saat itu, Aqila dititipkan karena neneknya akan mengurus beberapa surat-surat.
Pada hari itu pula, Aqila dianiaya oleh Adrianus hingga tak sadarkan diri. Sebelum menganiaya Aqila, Adrianus lebih dahulu meminta istrinya untuk pergi membeli nasi.
"Pas kejadian Yanti disuruh beli nasi, pas datang habis beli nasi Yanti kaget anaknya sudah di Rumah Sakit Islam (Sukapura)," tutup Ida.
