Kisah Pilu Ojol Kena Prank Pelanggan, Order Makanan Rp 10 Ribu dan Dibatalin

Beredar tangkapan layar percakapan seorang pelanggan ojol melakukan prank kepada driver di Pekanbaru. Foto itu diunggah oleh akun Twitter @robikurniwn pada Senin (6/7). Unggahan itu kemudian menyulut emosi warganet hingga kemudian viral.
Pengunggah foto, Robi Kurniawan (23), mengaku mendapatkan cerita itu di grup sesama driver ojol di Pekanbaru. Yang mendapatkan prank itu adalah rekannya, bernama Ozil. Untuk mengetahui kejadiannya itu, Robi berkirim pesan kepada Ozil.
"Jadi gini, yang ngalamin cuma teman saya ini satu aplikasi. Dia dapat orderan jam 15.00 sore pada Senin (6/7). Orderan Gofood salad buah Rp 10.000," ujar Robi kepada kumparan, Selasa (7/7).
Kepada Robi, Ozil menceritakan ia mendapatkan pesanan dari pelanggan itu di sebuah restoran yang berlokasi di Marpoyan Damai, Pekanbaru.
"Pas sudah ke-pick up, saldonya kepotong. Rupanya buat konten YouTube (prank). Mau ngetes aplikasi Gojek gitu katanya," tambah Robi.
Saldo Driver Ojol Bisa Dikembalikan
Karena sudah di-pick up, baik driver ojol maupun pelanggan tak bisa membatalkan pesanan tersebut. Hingga kemudian, Ozil menghubungi pihak layanan pemilik aplikasi.
"Diceritakan ke pihak CS, akhirnya di-cancel oleh CS di Jakarta. Akhirnya bisa. Cuma performa turun tapi saldonya di-refund," ujar Robi.
Baik Robi maupun Ozil kurang tahu soal konten prank pelanggan yang dialamatkan ke driver. Sebab, tautan YouTube yang dimaksud tak bisa diakses.
