Kisah Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Depok yang Cuma Punya 4 Siswa Baru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SMA Muhammadiyah 1 Depok. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
SMA Muhammadiyah 1 Depok. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan

Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 1 Depok cuma mendapatkan empat siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Sekolah yang berada di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Depok itu tiap tahun biasanya menerima 20 hingga 25 siswa.

Salah satu guru di sekolah tersebut, Fikria Irsyad, menyebut suasana pembelajaran di kelas 10 pun jadi tak biasa. Dalam arti suasana pembelajaran jadi sangat kondusif karena siswanya sangat sedikit.

"Rasanya kayak bimbel gitulah ya. Cuma ya dijalanin aja sih. Maksudnya jangan sampai semua [siswa] malah hilang gitu. Ya mudah-mudahan sih malah bertambah gitu," ungkap Fikria saat ditemui kumparan di lokasi, Rabu (23/7).

Menurut Fikria, jumlah formulir pendaftaran siswa baru yang diambil pada tahun ini mencapai sekitar 150 formulir. Untuk satu formulir pendaftaran, kata dia, orang tua murid mesti membayar Rp 150 ribu. Namun, dari 150 formulir itu, yang kembali ke sekolah cuma ada lima, sementara satu orang lagi tidak pernah datang sampai hari ini.

"Yang satu dari pondok pesantren, yang satu ada di negeri dari SMP Negeri 20 Depok, yang satu SMP negeri di Bogor, yang satu Bintara," jelasnya.

SMA Muhammadiyah 1 Depok. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan

Menurut Fikria, pihaknya sudah mempromosikan sekolah seperti biasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Dia menduga kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi mengenai sekolah negeri yang bisa diisi maksimal 50 siswa dalam satu kelas jadi penyebab eksternalnya.

"Entah itu nge-branding, bikin pamflet ataupun brosur, itu sama aja dari tahun ke tahun. Cuma enggak tau nih masalah eksternalnya, apa mungkin pembukaan di rombel di negeri untuk kuantitas siswanya dilebihkan bisa jadi sih," ungkap dia.

Menurut Fikria, untuk dapat bersekolah di SMA Muhammadiyah 1 Depok, orang tua murid dapat membayar biaya SPP sekitar Rp 250-200 ribu. Adapun uang masuknya sekitar Rp 3-5 jutaan, itu sudah termasuk uang seragam. Di kelas XI nanti, biasanya ada 12 orang yang masuk kelas soshum dan 12 lagi masuk kelas saintek.

Saat ini, kata dia, pihak sekolah masih membuka pendaftaran siswa baru. Dia berharap bahwa masih ada siswa yang mau belajar di sekolah tersebut.

"Jadi dari tahun ke tahun sih biasanya [terus buka pendaftaran] ya. Kan masuk biasanya awal Juli gitu. Agustus, September, Oktober tuh masih ada yang daftar biasanya," pungkasnya.