Kisah Sudaryanto: Petugas Kebersihan Stasiun Kembalikan Temuan Uang Rp 44 Juta
ยทwaktu baca 3 menit

Kisah mulia datang dari Sudaryanto (38). Petugas kebersihan di Stasiun Tugu Yogyakarta ini menemukan tas berisi uang Rp 44 juta milik salah seorang pengguna jasa kereta api.
Dia langsung melapor ke pos keamanan agar tas tersebut segera kembali kepada pemiliknya.
Bapak dua orang anak asal Kabupaten Sleman ini bercerita, bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/1) lalu ketika dia bertugas.
"Saya itu baru bekerja di depan ATM, saya baru ngepel posisinya di sini kosong semua cuma ada penumpang 1 sama satpam 1. Terus saya lihat tas saya ambil lalu saya minta izin satpam saya langsung ke pos keamanan," kata Sudaryanto kepada wartawan, Minggu (22/1).
Saat itu Sudaryanto tak berani membuka isi tas selempang yang dia temukan karena bukan miliknya. Ketika sampai di pos pengamanan, tas baru dibuka oleh petugas dengan 4 orang saksi.
"Nggak berani buka. Bukan milik saya. Keamanan baru dibuka disaksikan 4 orang, dan ternyata isinya uang sekitar segitu (Rp 44 Juta)," katanya.
"Kalau saya ya kaget cuma kan bukan milik saya itu punyanya orang," ujar pria yang sudah 10 tahun bekerja di Stasiun Tugu ini.
Selang beberapa waktu pemilik tas itu ke pos keamanan. Tas beserta uang jutaan rupiah akhirnya kembali ke sang pemilik.
"Sudah diambil pemiliknya. Senang bisa kembali ke pemiliknya," katanya.
Selalu Amanah
Selama 10 tahun bertugas, bermacam barang pernah ditemukan Sudaryanto. Namun dia selalu memegang amanah bahwa barang itu bukan haknya. Maka dia langsung membawa ke pos keamanan supaya segera ditemukan pemiliknya.
"Kerja di sini sudah 10 tahun. Baru ini tas kaya gitu. Kalau kecil-kecil banyak, langsung saya kasih ke keamanan. Kemarin satu bulanan saya nemu power bank tapi penemuan di rel di peron langsung saya kasih ke keamanan," katanya.
Humas Daop 6 Yogyakarta Franoto Wibowo menuturkan Sudaryanto menemukan tas di area mesin check in counter. Stasiun saat itu memang tengah dipadati oleh calon penumpang karena bertepatan dengan libur panjang Tahun Baru Imlek.
"Menyadari tas tersebut bukanlah miliknya, ia pun langsung melaporkan dan menyerahkan tas yang ditemukan ke Pos Pengamanan. Selanjutnya petugas pengamanan melakukan pendataan dan tak tanggung-tanggung dalam tas tersebut terdapat uang sebanyak Rp 44.108.000 serta sebuah handphone. Petugas keamanan kemudian berkoordinasi dengan announcer stasiun untuk memberikan pemberitahuan," kata Franoto dalam keterangannya.
Barang tersebut bisa kembali ke pemilik aslinya dalam waktu singkat, tak lebih dari 40 menit.
Franoto mengimbau kepada pengguna jasa kereta api agar tak lengah atau teledor dengan barang bawaannya. Meski, KAI telah menyediakan fasilitas keamanan yang memadai.
"Meskipun tingkat keamanan yang diberikan KAI Daop 6 sudah baik, penumpang harus tetap waspada dan fokus dalam menjaga barang bawaannya," jelasnya.
Bagi pelanggan yang merasa barangnya hilang atau ketinggalan di kereta api atau lingkungan stasiun dapat melapor pada petugas. Selain juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.
Pada masa masa libur Natal dan Tahun Baru 2022/2023 kemarin, Daop 6 juga melakukan pengembalian barang temuan sebanyak 21 barang ke pemiliknya. Mulai dari laptop, HP, tablet, smartwatch, dompet, dan lain-lain dengan taksiran senilai 74 juta rupiah.
***
Dapatkan informasi paling trending dan terpercaya seputar entertainment, bola & sport, tekno & sains, dan otomotif setiap saat hanya di kumparanPLAY! Klik di sini.
