KLHK Amankan 1.266 Ekor Burung Pleci Ilegal di Medan

Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera, tepatnya Seksi Wilayah I Medan, mengamankan 1.266 ekor burung pleci dalam operasi peredaran hasil hutan di pool bus PT. Atlas, Jl. Ringroad Gagak Hitam, Kota Medan, Rabu (6/5) kemarin.
Pelaku berinisial RH dari Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, mengirim burung-burung tersebut ke Medan tanpa dilengkapi surat angkut tumbuhan dan satwa dalam negeri.
Burung-burung tersebut dibungkus dalam 30 kardus. Petugas mendapati 556 ekor burung sudah mati dan 710 ekor masih hidup.
Kepala Seksi Balai Gakkum Wilayah Sumatera, Seksi Wilayah I Medan, Haluanto Ginting, menjelaskan pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan dari S sebagai penerima kiriman. Lalu, tim langsung bergerak begitu mendapatkan informasi burung-burung milik RH akan dikirim ke Medan.
Haluanto mengatakan, pihaknya juga akan meminta ahli untuk mengidentifikasi jenis satwa liar itu. Termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait agar mengikuti ketentuan berlaku selama pandemi virus corona.
"Kami sudah mengubur burung yang mati dan akan menjaga dan merawat burung yang hidup,โ kata Haluanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5).
Sementara itu, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Edward Hutapea, menegaskan para pelaku kejahatan lingkungan agar tidak memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 untuk tidak berbuat kejahatan.
"Jangan coba-coba memanfaatkan situasi Pandemi COVID-19 untuk berbuat kejahatan, karena kami tidak berhenti mengawasi dan menindak pelaku kejahatan lingkungan," tegas Edward.
Penyitaan burung-burung ini berawal dari pengaduan masyarakat terkait dugaan peredaran satwa dilindungi. Tim Balai Gakkum Sumatera Seksi Wilayah I Medan pada 6 Mei 2020 membuntuti bus PT. Atlas rute Takengon โ Kota Medan, yang diduga membawa satwa dilindungi sejak dari perbatasan Provinsi Aceh-Sumatera Utara.
Setelah bus tiba di pool bus PT Atlas di Jalan Ringroad Gagak Hitam, Medan, pada Kamis (7/5) sekitar pukul 09.00 WIB, tim langsung menyergap dan mengamankan 30 kardus berisi burung pleci.
=====
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
