KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Dievakuasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah awak kapal mengevakuasi saat kecelakaan kapal KM Sentosa 2. Foto: Dok. Basarnas
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah awak kapal mengevakuasi saat kecelakaan kapal KM Sentosa 2. Foto: Dok. Basarnas

Kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terbakar di perairan sekitar Sumenep, Madura, Minggu (2/8).

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Surabaya Didit Arie Ristandy mengatakan, berdasarkan laporan terakhir dari lokasi kejadian, sejumlah kapal telah merapat untuk memberikan bantuan.

“Posisi memang benar terjadi (kebakaran). Saat ini ada sekitar dua sampai tiga kapal yang sudah merapat ke lokasi kapal terbakar,” kata Didit kepada kumparan, Minggu (2/8).

Ia menjelaskan, kapal tugboat telah mulai melakukan proses evakuasi terhadap para penumpang dan awak kapal. Sementara itu, kapal Meratus yang berada di sekitar lokasi tidak dapat membantu karena membawa muatan hazmat.

“Meratus posisinya mendekat, tapi tidak bisa merapat karena membawa muatan hazmat. Jadi yang melakukan proses evakuasi adalah tugboat,” ujarnya.

Didit menambahkan, Pos SAR Sumenep juga tengah mengerahkan personel menuju lokasi. Selain itu, tim KN SAR Permadi turut disiapkan, meski membutuhkan waktu tempuh sekitar 7 hingga 8 jam untuk mencapai titik kejadian.

“Tim dari Pos SAR Sumenep juga proses pemberangkatan. Kalau KN Permadi posisinya masih cukup jauh, sekitar tujuh sampai delapan jam perjalanan ke lokasi. Kami sedang mengupayakan koordinasi dengan unsur-unsur di sekitar Sumenep,” katanya.

Didit menyebut proses evakuasi masih berlangsung. Seluruh penumpang dan awak kapal dievakuasi menggunakan TB Hasnur 26 sebelum dipindahkan ke MV Meratus 2.

“Saat ini POB (awak kapal) dalam proses evakuasi oleh TB Hasnur 26 untuk ditransfer ke MV Meratus 2. Semoga seluruh POB bisa dievakuasi dengan selamat dan aman,” ujar Didit.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah korban dalam insiden tersebut. Proses evakuasi masih terus berlangsung.