KM Virgo Transport 8 yang Terbalik Berusia 39 Tahun, Ini Penjelasan Perusahaan

Pemilik Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9), buka suara soal usia kapal yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.
Berdasarkan data VesselFinder, kapal bernama Virgo Transport 8 memiliki nomor IMO 8625179 dan MMSI 525110543. Kapal diproduksi pada 1987. Dengan demikian, usia kapal tersebut mencapai sekitar 39 tahun pada 2026.
Sumber lain juga menyebut kapal itu telah lama beroperasi di Jepang sebelum dibeli pada 2025 oleh pengusaha Indonesia dan mulai melaut Juli 2026.
General Manager PT Virgo Karya Shipping, Yoel Rihi, mengatakan usia kapal tidak bisa menjadi patokan penyebab kecelakaan kapal.
Ia menyebut komponen atau bagian kapal bisa diperbaiki atau dibenahi jika terjadi kerusakan.
"Nah, ini sebenarnya mau saya luruskan. Untuk kapal ini jangan kita perlakuan itu seperti manusia. Barang-barang organik. Makin tua itu makin jelek. Kapal itu mesin, mesin itu bisa di re-build, mesin itu bisa di-tuning up lagi, bisa diganti. Plat yang tipis pun bisa di-double," kata Yoel kepada kumparan, Senin (14/9).
Yoel menyampaikan pihak perusahaan juga tidak berani mengoperasionalkan kapal yang terdapat kendala.
"Kita enggak mungkin berani memelayarkan kapal yang tidak sesuai dengan perundang-undangan. Tentu, banyak penyesuaian yang perlu dilakukan. Itu sudah kita lakukan, sudah sesuai standar, maka kita bisa putuskan kapal itu siap berlayar," ucapnya.
Diduga Akibat Gelombang
Terkait penyebab kecelakaan kapal dengan rute Surabaya-Banjarmasin tersebut, Yoel condong lebih karena akibat gelombang.
"Kalau untuk dugaan awal ini ya, ini masih dugaan awal, ini tuh karena cuacanya buruk, gelombang. Saya dapat laporan itu jam 01.00 itu karena ada gelombang. Sesuai dengan laporan dari Basarnas juga memang posisi gelombang itu sekitar 1,5 sampai 2,5 meter. Itu kondisi moderat, sih," ujar dia.
"Memang sesuai pas dicek, di-cross-check pun memang segitunya kondisinya. Emang dugaan pertama ini gara-gara gelombang, itu aja, cuaca buruk," imbuhnya.
KM Virgo terbalik di Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan 6 orang meninggal dunia dan 140 penumpang masih dicari.
