Kode Cak Imin soal Jatah Menteri Prabowo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan keterangan dalam kegiatan ta'aruf politik calon kepala daerah di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan keterangan dalam kegiatan ta'aruf politik calon kepala daerah di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta, Rabu (1/5/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, sempat berkelakar bakal lanjut membahas berbagai hal dengan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, apabila Hanif Dhakiri dijadikan salah satu menteri.

Cak Imin mengatakan itu saat menghadiri acara Ta'aruf Politik Bakal Calon Kepala Daerah untuk wilayah Sumatra yang digelar PKB. Awalnya, Cak Imin ditanya oleh wartawan mengenai program food estate yang acap kali dikritik Cak Imin. Cak Imin pun menyampaikan bahwa food estate menjadi salah satu topik yang dibahas saat bertemu Prabowo.

"Ya, kita akan ajak berdebat, food estate itu memang harus didiskusikan," kata dia di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta Barat, Rabu (1/5).

Menurut Cak Imin, program food estate patut untuk diperdebatkan karena jadi salah satu hal yang dibahas dalam visi perubahan. Adapun saat ditanya soal respons Prabowo ketika membahas food estate, Cak Imin tak berkomentar. Dia malah tiba-tiba menyebut nama Hanif Dhakiri sebagai menteri.

"Wah gak sampai ke situ, nanti kalau Pak Hanif jadi menteri baru dibahas (lebih lanjut)" ucap dia.

Hal itu sontak membuat sejumlah kader PKB tertawa. Hanif Dhakiri yang turut hadir pun hanya tertawa mendengar pernyataan Cak Imin sambil sesekali menggelengkan kepalanya. Mereka kemudian langsung pergi meninggalkan ruangan konferensi pers.