Komandan KKB Papua Noak Orarie Kembali Setia NKRI, Cium Bendera Merah Putih

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komandan KKB menyerahkan diri dan mengaku menyesali perbuatannya. Foto: Dok Polri
zoom-in-whitePerbesar
Komandan KKB menyerahkan diri dan mengaku menyesali perbuatannya. Foto: Dok Polri

Salah satu Komandan Sektor Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua wilayah Kosiwo yang menempati Kab. Kepulauan Yapen bernama Noak Orarei alias Noki Orarei mengaku menyesali perbuatannya.

Noak pun menyatakan diri kembali bergabung ke Indonesia dan meninggalkan jabatannya sebagai komandan KKB Papua.

“Saya selama ini terbebani dengan situasi yang sulit. Hari ini saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Yapen karena dapat diterima dengan baik dan diberikan bantuan untuk dapat memulai kembali kehidupan yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan anak istri dan keluarga saya," kata Noak di Mapolres Yapen, Papua, Rabu (17/3).

Komandan KKB, Noak Orare. Foto: Dok Polri

Terkait hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, kembalinya Noak merupakan hasil kerja keras Polres Kepulauan Yapen yang terus melakukan pendekatan dan pemahaman.

"Saudara Noak Orarei selama ini terlibat dan bergabung dengan KKB TNPB Wilayah Saireri Pimpinan Alm. Rudi Orarei sejak Tahun 2014 dan saat ini telah menyatakan diri dengan suka rela kembali ke pangkuan NKRI," ujar Argo.

Dalam acara pengakuan kembali ke NKRI, Noak juga menyerahkan 2 pucuk senjata rakitan laras pendek, 7 butir amunisi kaliber 5,56, 1 butir amunisi kaliber 7,6, 7 butir amunisi kaliber 3,8, 1 buah bendera Bintang Kejora, dan 1 pasang pakaian loreng dan 1 buah topi rimba loreng.