Kominfo: FGD Bersama MUI Soal PUBG Hanya Sharing Informasi

Focus Group Discussion (FGD) Majelis Ulama Indonesia (MUI) hari ini bersama berbagai badan, lembaga/kementerian yang membahas seputar game online, menghasilkan kesepahaman yang kemudian menjadi catatan rekomendasi.
Rekomendasi tersebut terkait pembatasan pada game online baik dari sisi konten maupun aturan penggunaan. Selain itu, juga diterbitkan catatan secara umum terkait batas waktu, usia penggunaan game online.
Namun, catatan-catatan tersebut masih bersifat rekomendasi, belum berwujud aturan yang mengikat.
Hal itu ditegaskan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Samuel Abrijani Pangarepan , selaku wakil pemerintah dalam FGD dengan MUI. Katanya, tujuan pertemuan di kantor MUI kali ini lebih bersifat pertukaran pemahaman atau pandangan.
“Hasilnya masih awal. Belum ada sikap. Ini masih sharing,” kata Samuel Abrijani Pangarepan di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (26/3).
Dikabarkan sebelumnya, kisruh terkait dugaan keterkaitan salah-satu game online, yaitu PUBG dengan peristiwa penembakan di Selandia Baru memicu diselenggarakannya FGD oleh MUI. Dari isu itu pula, pembahasan tentang game online secara menyeluruh dilakukan.
“Kita tidak hanya membahas tentang PUBG. Secara umum, semua konten, semua game online,” sambung Samuel.
Lebih lanjut Samuel menjelaskan, pertemuan di kantor MUI sore ini masih tahap awal dari rangkaian upaya pengaturan Kemenkominfo ke depannya. Katanya, semua catatan atau rekomendasi yang dihasilkan FGD ini nantinya akan dicarikan solusi di lingkup kerja Kemenkominfo.
Adapun salah-satu bentuk catatan FGD kali ini yaitu rekomendasi review Permen Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Elektronik. FGD kali ini tidak menyebut poin konkret yang dimaksudkan untuk direvisi dari Permen tersebut.
Terkait rekomendasi itu, Samuel menyatakan akan membawanya ke pembahasan internal Kominfo. Ia tidak menutup kemungkinan, review akan dilakukan.
“Jadi kalau memang harus direvisi ya kita revisi, sesuatu perbaikan bagus dong?” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Selasa (26/3) petang, MUI bertemu bersama pakar psikologi, Kemenkominfo, Kantor Sekretariat Negara, KPAI dan Asosiasi E-Sport untuk membahas seputar game PUBG. Pertemuan dalam format FGD ini dilangsungkan di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.
