Komisi I Akan Undang Panglima TNI Bahas Kasus Ledakan Amunisi di Garut
·waktu baca 2 menit

Ledakan dalam pemusnahan amunisi TNI AD di Garut menewaskan 13 orang. Komisi I DPR akan mengundang Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk meminta penjelasan terkait peristiwa ini.
"Nanti Kita undang panglima, pangdam, danrem yang bertugas di sana, dan komandan-komandan lapangan. Nah kalau sekarang saya ngomong, kan itu kita harus ada tertulisnya. Kita juga nanti sebisa mungkin akan ke sana. Dan sebisa mungkin ini harus menjadi yang terakhir," kata Ketua Komisi I DPR Utut Adianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/5).
Utut menyampaikan duka atas peristiwa ini. Dia juga meminta Panglima TNI untuk mengurus sampai pemakaman selesai.
"Tapi ke depan kita harus perbaiki ini," tambah dia.
"Jadi, kapan kita memanggil, kita akan segera. Tentu mudah-mudahan sebelum masa sidang ini. Kalau sudah masa sidang depan kan nanti sudah... Ini bukan soal hangat atau tidak, tapi ini soal kemanusiaan dan soal strategi," jelas dia.
Politikus PDIP itu meminta semua anggota TNI harus benar-benar menerapkan SOP yang telah ditetapkan. Kejadian seperti di Garut apalagi ada perwira hingga warga sipil tewas tidak boleh terulang.
"Kalau seteledor ini, potensi bisa terjadi di mana-mana," ujar dia.
"Jangan ceroboh, aturan harus ditaati, ada komandan yang jaga, ada orang yang terus. Untuk hal-hal gini ini harus, nggak boleh sembarang orang," ucap dia.
