Komisi I DPR: Andika Fit and Proper Test Sabtu karena Hadi Pensiun 8 November
·waktu baca 2 menit

Jenderal TNI Andika Perkasa akan mengikuti fit and proper test calon Panglima TNI di DPR pada Sabtu (6/11) besok. Jadwal fit and proper test Andika disorot karena dilakukan di akhir pekan.
Anggota Komisi I DPR, Syarief Hasan, menjelaskan tes berlangsung hari Sabtu agar pemerintah bisa melantik Andika sebelum Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memasuki usia pensiun pada Senin (8/11) mendatang.
“Supaya kita kasih kesempatan ke pemerintah untuk mengatur. Ini, kan, Pak Hadi mau pensiun. Kalau Sabtu kita putuskan, Senin kita paripurna,” kata Syarief ketika dihubungi kumparan, Jumat (5/11).
Terlebih masih ada proses selanjutnya setelah fit and proper test digelar. Jika lolos, nama Andika akan dibawa ke rapat paripurna untuk disepakati, lalu diserahkan kembali kepada Presiden Jokowi untuk dilantik.
“Jadi pemerintah bisa melantik, masih punya waktu. Hari Selasa atau hari apa, atau Senin sore juga bisa, tergantung pemerintah. Kita tidak punya waktu lagi. Pak Hadi pensiun tanggal 8, kan? Kita mengejar itu,” tuturnya.
Karena alasan yang mendesak, Syarief tidak mempermasalahkan jika tes tersebut berlangsung di akhir pekan.
“Tidak ada masalah kalau mau hari Sabtu. Kalau memang dibutuhkan, semua juga siap,” tegasnya.
Sebelumnya, anggota Komisi I, Bobby Adhityo Rizaldi, membenarkan fit and proper test digelar akhir pekan karena Hadi akan pensiun. Ia menyebut, UU mengatur harus ada pengganti Panglima setelah yang bersangkutan pensiun. Sehingga fit and proper test digelar akhir pekan untuk menghindari kekosongan jabatan.
"Karena di hari itu, walaupun secara administratif Bapak Panglima, Pak Panglima Hadi itu TMT (Terhitung Mulai Tanggal) pensiunnya tanggal 1 Desember, tetapi secara UU, kan, pada hari itu beliau sudah berumur 58 tahun. Jadi dengan penjadwalan tadi diharapkan tidak ada transisi yang ada jabatan kosong," kata Bobby di Gedung DPR, Kamis (4/11).
